Jokowi Bebaskan Menteri Naikkan Elektabilitas, Pengamat: Jangan Pakai Uang Negara

Selasa, 09 November 2021 - 17:38 WIB
loading...
Jokowi Bebaskan Menteri...
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dikabarkan memberikan kebebasan kepada para menterinya untuk menaikkan elektabilitas dan popularitas. Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai perlu ada batasan.

“Artinya batasan agar para menteri itu tidak menggunakan fasilitas dan uang negara untuk tebar pesona menaikkan elektabilitas mereka,” kata Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Selasa (9/11/2021).

Ujang yakin para menteri yang ingin maju ke Pilpres 2024 tidak mau mengeluarkan uang sendiri. “Jadi waspadai kampanye menggunakan fasilitas dan uang negara,” kata direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.

Baca juga: Gerindra Sebut Jokowi Restui Para Menteri Naikkan Elektabilitas

Selain itu, dia menilai para menteri khususnya yang ingin maju ke pilpres mendatang harus tetap bekerja memprioritaskan kerja untuk kepentingan kementerian masing-masing. “Bukan untuk diri pribadi,” katanya.

Kemudian, dia menyarankan agar para menteri tersebut melakukan tebar pesona pada Sabtu dan Minggu. “Agar Senin hingga Jumat bekerja untuk menyelesaikan tugas-tugas di kementeriannya masing-masing,” tuturnya.

Adapun kabar Presiden Jokowi memberikan kebebasan kepada para menterinya untuk menaikkan elektabilitas dan popularitas diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani. "Presiden memberikan kebebasan kepada semua menterinya untuk melakukan, menaikkan popularitas dan elektabilitas," kata Muzani di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/11/2021).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Rekomendasi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Berita Terkini
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Menteri di Indonesia dengan Negara Maju
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved