Saat Ganjar Pranowo Berdialog dengan Eks Napiter
Senin, 08 November 2021 - 15:12 WIB
loading...
Terorisme masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Hal ini menjadi perhatian politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Persoalan terorisme masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Hal ini pun menjadi perhatian dari politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo.
Baca juga: Lagi, Relawan Deklarasikan Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024
Lewat unggahan video di akun instagram @ganjar_pranowo, Ganjar melakukan tanya jawab dengan mantan Napi Teroris (Napiter) Munir Kartono, pria yang diketahui pernah tergabung dalam jaringan terorisme. Sebagai informasi, Munir adalah penyandang dana bom bunuh diri di Mapolresta Solo yang terjadi 2016 silam.
Baca juga: Genjot Kualitas Produk Lokal, Ganjar Bentuk Satgas TKDN
Dalam potongan video itu, Munir membeberkan ketika dirinya masih tergabung dalam jaringan terorisme. Ia telah merencanakan aksi pengeboman dengan menjadikan perempuan sebagai eksekutornya.
"Yang terpikir kita saat itu justru gimana caranya kalau kita bikin aksi. Yang pelakunya adalah perempuan pak," buka Munir pada Ganjar.
Munir menambahkan, target pengeboman pada saat itu bukan main. Ia mengincar Istana Kepresidenan. Akan tetapi, rencana tersebut pada akhirnya tidak terealisasikan.
Baca juga: Lagi, Relawan Deklarasikan Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024
Lewat unggahan video di akun instagram @ganjar_pranowo, Ganjar melakukan tanya jawab dengan mantan Napi Teroris (Napiter) Munir Kartono, pria yang diketahui pernah tergabung dalam jaringan terorisme. Sebagai informasi, Munir adalah penyandang dana bom bunuh diri di Mapolresta Solo yang terjadi 2016 silam.
Baca juga: Genjot Kualitas Produk Lokal, Ganjar Bentuk Satgas TKDN
Dalam potongan video itu, Munir membeberkan ketika dirinya masih tergabung dalam jaringan terorisme. Ia telah merencanakan aksi pengeboman dengan menjadikan perempuan sebagai eksekutornya.
"Yang terpikir kita saat itu justru gimana caranya kalau kita bikin aksi. Yang pelakunya adalah perempuan pak," buka Munir pada Ganjar.
Munir menambahkan, target pengeboman pada saat itu bukan main. Ia mengincar Istana Kepresidenan. Akan tetapi, rencana tersebut pada akhirnya tidak terealisasikan.
Lihat Juga :