Pangkostrad Dudung: Pemimpin Harus Punya Sense of Crisis

Selasa, 02 November 2021 - 15:45 WIB
loading...
Pangkostrad Dudung:...
Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXI Seskoad bertempat di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman menuturkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin bermula dari keberanian untuk mencoba dan mengubah sesuatu yang baru. Menurut dia, ciri seorang pemimpin adalah berani mengambil keputusan yang tepat.

Hal itu dikatakan Dudung saat memberikan ceramah pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXI Seskoad bertempat di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021).

"Seorang pemimpin harus punya sense of crisis. Sehingga kehadirannya menjadi problem solving bagi prajurit dan organisasinya," kata Dudung.

Baca juga: Sambangi PBNU, Letjen Dudung Abdurachman Bahas Ini dengan KH Said Aqil

Dia menjelaskan, di dalam sebuah pertandingan pasti ada yang menang dan kalah, tapi menyerah bukanlah pilihan. Menurut dia, salah satu faktor yang memengaruhi kepemimpinan adalah dampak era digitalisasi yang membuat rendahnya ketersediaan lapangan pekerjaan.

"Karena SDM telah digantikan oleh teknologi digital, munculnya pelanggaran hak cipta, munculnya informasi digital yang tidak sesuai dengan kenyataan, munculnya budaya malas gerak karena pengaruh penggunaan teknologi digital dan adanya penipuan digital yang mengatasnamakan orang lain," katanya.

Selesai memberikan ceramah, Pangkostrad juga menggelar sesi tanya jawab dengan para siswa. Kemudian, Dudung juga berkesempatan untuk meninjau mes dan ruang makan para Pasis.

Baca juga: Selain Andika dan Yudo, Dudung Berpotensi Jadi Calon Panglima TNI

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danseskoad Mayjen TNI Anton Nugroho Wadan Seskoad, Ir Seskoad, para Direktur Seskoad, Dankorsis Seskoad, Kakordos Seskoad, para Widyaiswara Seskoad.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Belajar dari Singapura,...
Belajar dari Singapura, Sinergi 3 Pilar Ini Penting untuk Membangun Indonesia
Dinding Bisu Kekuasaan
Dinding Bisu Kekuasaan
Forum Edupsy Series...
Forum Edupsy Series 1.0, Sudirman Said: Pemimpin Indonesia Harus juga Pendidik
Gelar Pahlawan Nasional...
Gelar Pahlawan Nasional untuk Pemimpin Bangsa Simbol Kedewasaan Kolektif Bernegara
Gelar Pahlawan Soeharto,...
Gelar Pahlawan Soeharto, Dekan FISIP UAI: Menghargai Semua Pemimpin Cermin Kedewasaan Bangsa
Pramono Singgung Kelemahan...
Pramono Singgung Kelemahan Bangsa Ini: Egonya Terlalu Kegedean
Putra Gaddafi Dibunuh,...
Putra Gaddafi Dibunuh, Saif al-Islam Pernah Dianggap Pemimpin Libya Berikutnya
Dari Istana ke Penjara,...
Dari Istana ke Penjara, 8 Mantan Pemimpin Negara yang Dipenjara pada 2025
Rekomendasi
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved