Cak Imin: PKB Bersyukur Gus Dur Jadi Presiden tapi Tak Berkutik saat Lengser
Senin, 01 November 2021 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, ketika amendemen pertama sampai keempat UUD 1945, ada sosok almarhum Gus Yusuf Muhammad yang mengukir sejarah sehingga diberikan penghormatan dan penghargaan.
“Adalah figur yang bisa menggabungkan tantangan zaman sekaligus tanggung jawab konstituen, wabil khusus pesantren dan NU. Sampai hari ini yang tidak tertandingi adalah prestasi beliau dengan seluruh tokoh, memaksakan Pasal APBN 20% menjadi anggaran pendidikan nasional. Ini prestasi baik,” ungkapnya.
Baca juga: Rayakan Hari Santri, FPKB Gelar Dialog Kebangsaan
Kala itu, lanjut Cak Imin, usulan ini dikritisi ahli anggaran dan ekonomi karena dianggap terlalu memaksakan diri. Tetap MPR tetap pada komitmennya.
“Tidak ada jalan lain kecuali melalui pendidikan. Alhamdulillah kita rasakan pendidikan jauh lebih baik dan mengalami berbagai kemajuan. Meskipun sekjen menkeu menghitungnya sangat sulit dan menyiasatinya tidak mudah, banyak anggaran pendidikan yang dititipkan, diklaim, itu proses,” ujar Cak Imin.
“Adalah figur yang bisa menggabungkan tantangan zaman sekaligus tanggung jawab konstituen, wabil khusus pesantren dan NU. Sampai hari ini yang tidak tertandingi adalah prestasi beliau dengan seluruh tokoh, memaksakan Pasal APBN 20% menjadi anggaran pendidikan nasional. Ini prestasi baik,” ungkapnya.
Baca juga: Rayakan Hari Santri, FPKB Gelar Dialog Kebangsaan
Kala itu, lanjut Cak Imin, usulan ini dikritisi ahli anggaran dan ekonomi karena dianggap terlalu memaksakan diri. Tetap MPR tetap pada komitmennya.
“Tidak ada jalan lain kecuali melalui pendidikan. Alhamdulillah kita rasakan pendidikan jauh lebih baik dan mengalami berbagai kemajuan. Meskipun sekjen menkeu menghitungnya sangat sulit dan menyiasatinya tidak mudah, banyak anggaran pendidikan yang dititipkan, diklaim, itu proses,” ujar Cak Imin.
(muh)
Lihat Juga :