Tangan Kanan Azis Syamsuddin Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus DAK Lampung Tengah

Senin, 01 November 2021 - 16:19 WIB
loading...
Tangan Kanan Azis Syamsuddin...
Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menjadi saksi disidang lanjutan Terdakwa penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain (pengacara) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021). FOTO/DOK.SINDOnews/SUTIKNO
A A A
JAKARTA - Orang kepercayaan mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin , Aliza Gunado pernah meminta uang sebesar Rp2 miliar kepada bekas Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Lampung Tengah, Taufik Rahman. Uang itu sebagai komitmen fee terkait pengurusan pengajuan tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Lampung Tengah .

Hal ini diungkapkan Taufik Rahman saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara yang sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Taufik bersaksi untuk terdakwa mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

"Waktu ketemu Aliza dikasih tahu bahwa dia bisa membantu mengurus DAK itu terus ada komitmen fee 8 persen. Waktu di cafe Lampung," ungkap Taufik kepada jaksa KPK, Senin (1/11/2021).

Baca juga: Mantan Bupati Lampung Tengah Akan Bersaksi di Sidang Stepanus Robin

Taufik menjelaskan bahwa Aliza meminta komitmen fee 8% dari total tambahan anggaran DAK Lampung Tengah senilai Rp25 miliar. Lampung Tengah disetujui mendapat tambahan DAK senilai Rp25 miliar untuk tabun anggaran 2017. Total komitmen fee 8 persen yang diminta Aliza yakni sejumlah Rp2 miliar.

"8% dari Rp25 miliar sekitar Rp2 miliar. Awalnya kan Rp90an miliar tapi ketemu 25 miliar, saya sampaikan Rp2 miliar," kata Taufik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
KPK Terbitkan Sprindik...
KPK Terbitkan Sprindik Baru Pengembangan Kasus Suap Bupati Rejang Lebong
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Rekomendasi
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved