Tes PCR Jadi Syarat Wajib Naik Pesawat, Ini Tanggapan Masyarakat

Kamis, 28 Oktober 2021 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Namun demikian, di tengah suara penolakan, ada sebagian responden yang mendukung kebijakan ini Sebanyak 10% responden menyatakan bahwa tes PCR untuk naik pesawat tetap diperlukan sebagai langkah preventif penyebaran virus. Hal itu dikarenakan, hasil PCR akan lebih akurat dibandingkan dengan tes antigen.

“Kalau saya sih ikut saja. Dengan dilakukannya tes ini, saya pribadi jadi lebih tenang karena hasilnya jauh lebih akurat dibandingkan dengan jenis tes Covid-19 lain,” ujar Dewi, ibu rumah tangga di Bandung.

Kiki, warga Depok juga berpendapat bahwa kebijakan ini perlu didukung demi kenyamanan dan keamanan bersama. “Ya karena hasilnya sudah pasti. Jadi, tidak perlu khawatir. Kebijakan ini menurut saya efektif untuk menekan angka sebaran Covid-19. Apalagi, menjelang akhir tahun. Prediksinya, banyak masyarakat yang bepergian ke luar kota. Meskipun sudah vaksin, namun kepastian negatif Covid-19 harus pula ada. Demi kenyamanan dan keamanan bersama,” tukasnya.

Di tengah pro dan kontra yang terjadi, sejumlah responden juga menyampaikan harapan pada pemerintah. Jika memang kebijakan tes PCR dinilai efektif untuk meredam virus, maka pemerintah dituntut bisa terus menekan harga tes PCR hingga bisa dijangkau oleh semua pihak. Baca juga: Temuan Investigasi BPKP Jadi Penyebab Turunnya Harga Tes PCR

“Sekarang, memang semuanya sedang susah akibat terjangan pandemi ini. Namun, saya sangat berharap pemerintah untuk hanya mewajibkan bukti telah vaksin saja. Jika tetap mewajibkan penumpang untuk tes PCR dulu, harganya mungkin bisa duturunkan lagi menjadi hanya Rp160 ribu seperti di India,” kata Mita, mahasiswa di Bekasi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Prabowo Pangkas Tarif...
Prabowo Pangkas Tarif Ojol 10%, DPR: Patut Ditindaklanjuti Kemenhub dan Aplikator
2 Kapal Tenggelam Akibat...
2 Kapal Tenggelam Akibat Cuaca Ekstrem, Kemenhub Diminta Tak Remehkan Peringatan BMKG
Aptrindo Sesalkan Larangan...
Aptrindo Sesalkan Larangan Truk Sumbu Tiga saat Nataru Diperpanjang Jadi 17 Hari
Kemenhub Gandeng Kemlu...
Kemenhub Gandeng Kemlu dan Tripatra Tekan Pencemaran Udara
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Rekomendasi
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved