Nabiel Makarim, Menteri Negara Lingkungan Hidup Era Megawati Meninggal Dunia

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 17:52 WIB
Nabiel Makarim, Menteri Negara Lingkungan Hidup Era Megawati Meninggal Dunia
Menteri Negara Lingkungan Hidup pada Kabinet Gotong Royong Nabiel Makarim meninggal dunia, Jumat (22/10/2021). FOTO/Twitter @KementerianLHK
A A A
JAKARTA - Kabar duka datang dari Nabiel Makarim . Menteri Negara Lingkungan Hidup pada Kabinet Gotong Royong (2001-2004) tersebut meninggal dunia, Jumat (22/10/2021) siang.

Kabar duka ini disampaikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui akun resmi Twitternya @KementerianLHK, Jumat (22/10/2021), pukul 17.30 WIB.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Segenap Keluarga Besar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan turut berdukacita atas berpulangnya Bapak Nabiel Makarim (Menteri Lingkungan Hidup 2001-2004). Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisiNya. Amiinn. #KLHK," tulis @KementerianLHK.

Baca juga: Ketua Majelis Adat Melayu Riau Meninggal Dunia

Belum diketahui pasti penyebab meninggalnya tokoh lingkungan di usia 75 tahun tersebut. Termasuk informasi pemakaman juga masih menunggu kabar dari keluarga.

"Telah berpulang menghadap sang khalik Bpk Nabiel Makarim, Menteri Lingkungan Hidup pada Kabinet Gotong Royong pada hari Jumat jam 13.20 di kediaman almarhum.Rencana pemakaman masih menunggu berita dari Keluarga.Allahumma firlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu...," begitu bunyi pesan lain yang diterima media.

Untuk diketahui, Nabiel Makarim adalah tokoh lingkungan hidup kelahiran Solo, 9 November 1945. Dia adalah suami dari Ainun Djariah dan ayah dari Leila Veruschka dan Lutif Heikal.



Baca juga: Ketua Dewan Pertimbangan MUI Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi Tutup Usia saat Hadiri Rakerda

Selain menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup pada 9 Agustus 2001-21 Oktober 2004, Nabiel Makarim juga pernah menjadi Anggota Komisi Pengawasan persaingan Usaha (KPPU) dan Direktur Eksekutif Nusantara Lestari Jakarta.
(abd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1291 seconds (10.177#12.26)