Serba Mepet, Pilkada Serentak 2020 Dianggap Tak Siap Dilaksanakan
Rabu, 03 Juni 2020 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) itu juga menyangsikan anggaran akan siap tepat waktu. Masalahnya, DPR, pemerintah, dan KPU, baru membahas penambahan anggaran pada Rabu ini. Artinya, hanya ada waktu 12 hari untuk pemerintah mencairkan anggaran agar KPU bisa segera mempersiapkan segala kebutuhan pilkada.
Setelah itu, KPU akan berjibaku untuk menyiapkan tahapan, personel dan pengadaan barang dan jasa yang menyesuaikan dengan protokol kesehatan. “Ini unik kita berhadapan dengan tahapan di depan mata,” kata Titi.
Di satu sisi, pilkada dianggap sebagai simbol kedaulatan rakyat maka harus tetap dilaksanakan. Di sisi lain, perlu ada perlindungan terhadap keselamatan masyarakat di tengah ancaman virus Sars Cov-II. (Baca juga: Pakar UNICEF: Angka Kekurangan Gizi Anak Berisiko Meningkat Akibat COVID-19)
“Kita tidak harus memilih. Kita tidak perlu membenturkan antara kedaulatan dan keselamatan rakyat. Itu instrumen atas pemenuhan HAM. Yang harus dilakukan adalah mensinkronkan keduanya,” pungkasnya.
Setelah itu, KPU akan berjibaku untuk menyiapkan tahapan, personel dan pengadaan barang dan jasa yang menyesuaikan dengan protokol kesehatan. “Ini unik kita berhadapan dengan tahapan di depan mata,” kata Titi.
Di satu sisi, pilkada dianggap sebagai simbol kedaulatan rakyat maka harus tetap dilaksanakan. Di sisi lain, perlu ada perlindungan terhadap keselamatan masyarakat di tengah ancaman virus Sars Cov-II. (Baca juga: Pakar UNICEF: Angka Kekurangan Gizi Anak Berisiko Meningkat Akibat COVID-19)
“Kita tidak harus memilih. Kita tidak perlu membenturkan antara kedaulatan dan keselamatan rakyat. Itu instrumen atas pemenuhan HAM. Yang harus dilakukan adalah mensinkronkan keduanya,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :