Pemerintah Lobi Arab Saudi soal Vaksin Booster

Minggu, 17 Oktober 2021 - 10:30 WIB
loading...
Pemerintah Lobi Arab...
Pemerintah masih melobi otoritas Arab Saudi agar calon jamaah umrah dari Indonesia yang sudah menerima dosis vaksin Sinovac dan Sinopharm tidak perlu lagi disuntik booster. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah masih melobi otoritas Arab Saudi agar calon jamaah umrah dari Indonesia yang sudah menerima dosis vaksin Sinovac dan Sinopharm tidak perlu lagi disuntik booster. Diketahui, Pemerintah Arab Saudi mengharuskan calon jamaah umrah dari Indonesia penerima vaksin Sinovac dan Sinopharm menerima suntikan booster sebelum berangkat.

“Pemerintah RI masih melakukan diplomasi agar tidak usah di-booster. Karena rasanya tidak adil ketika masih banyak rakyat Indonesia belum divaksin sama sekali, sementara ada sebagian mau divaksin 3 kali,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (17/10/2021).

Dia mengungkapkan syarat jamaah umrah harus sudah dua kali disuntik vaksin yang diakui Arab Saudi. “Yaitu Astrazeneca, Pfizer, Johnson and Johnson, dan Moderna. Sinovac dan Sinopharm sudah diterima Saudi tetapi harus di-booster,” katanya.

Baca juga: Indonesia-Arab Saudi Bahas Aturan Karantina Umrah, Ini Detailnya

Dia mengatakan saat ini Kementerian Agama sedang mempersiapkan teknis pemberangkatan umrah. Salah satunya, koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk standardisasi sertifikat vaksin dan PCR.

“Juga integrasi pedulilindungi denganTawakkalna milik Saudi. Termasuk juga tentang karantina dan protokol kesehatan lainnya. Setelah permasalahan teknis selesai, maka kami akan menyempurnakan regulasi tentang pedoman umrah di era pandemi dan referensi biaya umrah di era pandemi, menyempurnakan regulasi yang sudah ada,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved