Risma Debat Sengit dengan Mahasiswa, Politisi PDIP Angkat Bicara
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, kunjungan kerja Risma di Lombok Timur pada Rabu 13 Oktober siang diwarnai aksi protes beberapa pemuda yang mengaku aktivis dan mahasiswa Lombok Timur. Dalam salah satu video yang beredar terlihat dua orang tersebut mendekati lokasi penyambutan di Desa Tete Batu Selatan Kecamatan Sikur dan meneriaki untuk mencopot jabatan Kepala Dinas Sosial dengan alasan memiliki rekam jejak yang buruk di Lombok Timur.
Sementara Risma menanggapi dengan menuntut data. Aksi saling teriak antara Risma dan pengunjuk rasa ini menambah panjang sepak terjang Risma di ruang publik. Risma mengatakan bahwa DTKS Kemensos sudah tidak memiliki masalah, tidak ada lagi terdapat data yang ganda.
Tercatat dari April 2021, Kemensos sudah menidurkan setidaknya 21 juta DTKS ganda. Risma menyebutkan, Kemensos sering sekali memeriksa langsung Keluarga Penerima Manfaat di lapangan.
Seperti yang dilakukan di Lombok Timur itu, kunjungan Risma untuk memantau proses penyaluran bantuan dengan mengumpulkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) danTenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Kemudian dilanjutkan dengan menyerahkan bantuan ke penyandang disabilitas, peserta PKH yang telah graduasi dan anak yatim.
Sementara Risma menanggapi dengan menuntut data. Aksi saling teriak antara Risma dan pengunjuk rasa ini menambah panjang sepak terjang Risma di ruang publik. Risma mengatakan bahwa DTKS Kemensos sudah tidak memiliki masalah, tidak ada lagi terdapat data yang ganda.
Tercatat dari April 2021, Kemensos sudah menidurkan setidaknya 21 juta DTKS ganda. Risma menyebutkan, Kemensos sering sekali memeriksa langsung Keluarga Penerima Manfaat di lapangan.
Seperti yang dilakukan di Lombok Timur itu, kunjungan Risma untuk memantau proses penyaluran bantuan dengan mengumpulkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) danTenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Kemudian dilanjutkan dengan menyerahkan bantuan ke penyandang disabilitas, peserta PKH yang telah graduasi dan anak yatim.
(rca)
Lihat Juga :