Wapres Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Dipercepat
Rabu, 13 Oktober 2021 - 17:26 WIB
loading...
Wakil Presiden Maruf Amin hari ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Maluku dan memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan ekstrem. Foto/Setwapres
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin hari ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Maluku. Pada kesempatan itu Wapres memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan ekstrem kabupaten prioritas provinsi maluku 2021.
Baca juga: Luncurkan Program Pejuang Muda, Mensos: Para Mahasiswa Turun ke Masyarakat untuk Mencari Solusi Atasi Masalah Kemiskinan
Maruf mengatakan, program penanganan kemiskinan ekstrem belum dapat diterima optimal oleh masyarakat miskin. Dia pun meminta program penanggulangan kemiskinan ekstrim di kementerian/lembaga dan daerah segera dikonvergensikan.
Baca juga: Ganjar Bentuk Satgas Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, 5 Daerah Jadi Prioritas
"Konvergensi yang dimaksudkan adalah, upaya memastikan agar seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem mulai dari tahap perencanaan, penentuan alokasi anggaran, penetapan sasaran, dan pelaksanaan program tertuju pada satu titik atau lokus yang sama. Baik itu secara wilayah maupun target masyarakat yang berhak," kata Wapres dikutip dari pers rilis Biro Pers Setwapres, Rabu (13/10/2021).
Wapres mengungkapkan, anggaran untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan jumlahnya cukup besar yakni mencapai lebih dari Rp500 triliun. Sehingga menurutnya, tantangan utamanya adalah memastikan program sampai kepada masyarakat miskin ekstrim.
Seperti diketahui di Provinsi Maluku terdapat lima kabupaten yang merupakan kantong-kantong kemiskinan ekstrem yakni Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan Kabupaten Seram Bagian Timur.
Baca juga: Luncurkan Program Pejuang Muda, Mensos: Para Mahasiswa Turun ke Masyarakat untuk Mencari Solusi Atasi Masalah Kemiskinan
Maruf mengatakan, program penanganan kemiskinan ekstrem belum dapat diterima optimal oleh masyarakat miskin. Dia pun meminta program penanggulangan kemiskinan ekstrim di kementerian/lembaga dan daerah segera dikonvergensikan.
Baca juga: Ganjar Bentuk Satgas Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, 5 Daerah Jadi Prioritas
"Konvergensi yang dimaksudkan adalah, upaya memastikan agar seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem mulai dari tahap perencanaan, penentuan alokasi anggaran, penetapan sasaran, dan pelaksanaan program tertuju pada satu titik atau lokus yang sama. Baik itu secara wilayah maupun target masyarakat yang berhak," kata Wapres dikutip dari pers rilis Biro Pers Setwapres, Rabu (13/10/2021).
Wapres mengungkapkan, anggaran untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan jumlahnya cukup besar yakni mencapai lebih dari Rp500 triliun. Sehingga menurutnya, tantangan utamanya adalah memastikan program sampai kepada masyarakat miskin ekstrim.
Seperti diketahui di Provinsi Maluku terdapat lima kabupaten yang merupakan kantong-kantong kemiskinan ekstrem yakni Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan Kabupaten Seram Bagian Timur.
Lihat Juga :