Muhammadiyah Sesalkan Kampanye LGBT lewat Komik

Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:36 WIB
loading...
Muhammadiyah Sesalkan...
Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menyesalkan kampanye LGBT disebarkan secara masif melalui komik. FOTO/DOK.MUHAMMADIYAH
A A A
JAKARTA - Perusahaan komik superhero ternama DC Comics merilis gambar anak Superman sebagai seorang LGBT . Gambar tersebut diunggah oleh akun Instagram @tmz_tv.

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menyesalkan kampanye LGBT disebarkan secara masif melalui komik. Menurutnya, LGBT dilarang dalam ajaran Islam karena efek kerugiannya.

"LGBT dilarang dalam ajaran agama Islam karena banyak mudharatnya. Memang sangat disesalkan kampanye LGBT sampai masif dalam bentuk komik seperti itu. Sebaiknya pembuatan produk budaya atau informasi itu harus yang wajar dan normal," kata Dadang saat dihubungi MPI, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Waketum MUI Kecam Komik Superman Promosikan Gaya Hidup LGBT

Dadang menjelaskan, LGBT adalah sebuah penyimpangan dari kenormalan, sehingga lebih baik tidak diterbitkan. Ia mendorong pemerintah ikut menjaga normalitas kehidupan manusia.

"Bangsa Indonesia adalah bangsa yang taat beragama dan itu harus dijaga oleh semua. Jangan sampai yang dilarang agama dijadikan norma sosial," katanya.

Baca juga: Viral Komik LGBT, PPP Mendesak Pemerintah Boikot DC Comics
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved