HNW Ingatkan Pemuda Agar Waspada terhadap Upaya Pengaburan Sejarah
Senin, 11 Oktober 2021 - 04:44 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengingatkan para pemuda, termasuk pemuda muslim untuk memahami sejarah bangsa secara utuh. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengingatkan para pemuda, termasuk pemuda muslim untuk memahami sejarah bangsa secara utuh. Tak hanya itu, dirinya juga meminta agar para pemuda dapat membangun solidaritas bersama komponen bangsa lain dalam mengaplikasikan serta menjaga NKRI dan Pancasila.
Apalagi, lanjut HNW, dengan adanya upaya pengaburan sejarah dan tantangan-tantangan lokal dan global seperti separatisme, neo kolonialisme, dan pandemi Covid-19. Baca juga: Ridho Rahmadi Ungkap Penyebab Dualisme Kepengurusan Partai Ummat
“Agar pemuda Indonesia termasuk generasi muda muslim, bangga dengan perjuangan hebat pemuda, bapak, dan ibu bangsa agar bisa dilanjutkan. Supaya mereka juga tidak mudah terpengaruh oleh upaya-upaya pengaburan sejarah Bangsa dan peran tokoh-tokoh umat Islam,” ujar HNW melalui keterangannya, Minggu (10/10/2021).
Oleh karenanya, pemuda dan generasi milenial yang bisa memiliki akses-akses informasi dan berita dari berbagai media harus melek informasi. Menurut dia, jangan menyia-nyiakan potensi dan momentum yang dimiliki.
Salah satu contohnya yakni, adanya upaya pengaburan sejarah terkait pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Diketahui PKI dua kali berupaya melakukan pemberontakan, yaitu pada 1948 dan 1965.
Apalagi, lanjut HNW, dengan adanya upaya pengaburan sejarah dan tantangan-tantangan lokal dan global seperti separatisme, neo kolonialisme, dan pandemi Covid-19. Baca juga: Ridho Rahmadi Ungkap Penyebab Dualisme Kepengurusan Partai Ummat
“Agar pemuda Indonesia termasuk generasi muda muslim, bangga dengan perjuangan hebat pemuda, bapak, dan ibu bangsa agar bisa dilanjutkan. Supaya mereka juga tidak mudah terpengaruh oleh upaya-upaya pengaburan sejarah Bangsa dan peran tokoh-tokoh umat Islam,” ujar HNW melalui keterangannya, Minggu (10/10/2021).
Oleh karenanya, pemuda dan generasi milenial yang bisa memiliki akses-akses informasi dan berita dari berbagai media harus melek informasi. Menurut dia, jangan menyia-nyiakan potensi dan momentum yang dimiliki.
Salah satu contohnya yakni, adanya upaya pengaburan sejarah terkait pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Diketahui PKI dua kali berupaya melakukan pemberontakan, yaitu pada 1948 dan 1965.
Lihat Juga :