Punya Peluang Menang, Prabowo Maju Lagi di Pilpres 2024 karena Tak Ada Petahana

Minggu, 10 Oktober 2021 - 15:03 WIB
Punya Peluang Menang, Prabowo Maju Lagi di Pilpres 2024 karena Tak Ada Petahana
Direktur Eksekutif IPR, Ujang Komaruddin menyoroti langkah Gerindra yang menyalonkan kembali Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang. Foto/SINDOnews/Yulianto
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komaruddin menyoroti langkah Gerindra yang akan menyalonkan kembali Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden ( Pilpres ) 2024 mendatang. Menurut dia, hal ini sudah diprediksinya sejak lama.

Baca juga: Sekjen Gerindra Sebut Prabowo Subianto Maju Lagi di Pilpres 2024

Dia menjelaskan, wacana Prabowo maju di gelaran pesta demokrasi tiga tahun ke depan itu disebabkan tak adanya sosok petahana. Hal itulah yang mengakibatkan peluang Menteri Pertahanan (Menhan) itu menjadi presiden cukup terbuka.

Baca juga: Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Muzani: Prabowo Ingin Kader Gerindra Teladani Perjuangannya

"Saya sudah prediksi sejak tahun lalu bahwa Prabowo Subianto 99,9 persen akan maju lagi jadi capres. Pilpres 2024 itu kan tidak ada incumbent, jadi peluang menangnya ada, walau belum tentu menang," ujar Ujang, Minggu (10/10/2021).

Alasan kedua, posisi Prabowo yang jadi Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra menandakan dirinya akan amankan 'perahu dan 'tiket' menjadi Capres. Sebab, Prabowo sendirilah yang nantinya juga akan tanda tangan pencalonan.



"Ketiga, dia jadi Menhan itu pijakan juga untuk memudahkannya mencalonkan diri. Karena dia ada dalam pemerintahan," katanya.

Alasan terakhir, Ujang menduga Prabowo masih penasaran untuk menjadi seorang Presiden setelah tiga kali gagal dala pilpres. Pertama, di Tahun 2009 calon wakil presiden maju bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, 2014 bersama Hatta Rajasa sebagai calon presiden, dan terakhir 2019 bersama Sandiaga Uno.

"Prabowo penasaran, tiga kali maju tapi enggak menang-menang," ungkapnya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1878 seconds (10.177#12.26)