Keterlibatan TNI-Polri Tangani Covid-19 Diapresiasi DPR
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 12:23 WIB
loading...
Kalangan DPR justru mengapresiasinya karena tidak ada yang salah dalam pelibatan dua institusi itu dalam menangani Covid-19. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Keterlibatan TNI dan Polri dalam penanganan Covid-19 tidak dipersoalkan DPR. Kalangan DPR justru mengapresiasinya karena tidak ada yang salah dalam pelibatan dua institusi itu dalam menangani Covid-19.
"Saya termasuk yang mendukung dan mengapresiasi pelibatan TNI dalam penanganan pandemi, dimulai dari penegakan disiplin protokol kesehatan, giat vaksinasi sampai mengawal distribusi bantuan sembako dari pemerintah daerah," kata Anggota Komisi I DPR Christina Aryani , Jumat (8/10/2021).
Dia mengatakan karakter masyarakat Indonesia memang masih belum tertib. Maka itu, pelibatan TNI dinilai diperlukan dalam menegakkan disiplin masyarakat. Dia mengaku cukup sering turun langsung mengecek penerapan protokol kesehatan di masyarakat dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. "Banyak kelurahan saya sambangi dan kenyataannya kita memang butuh bantuan TNI, juga Polri," kata politikus Partai Golkar ini.
Dia pun melihat kemampuan tenaga kesehatan di puskesmas atau tingkat kelurahan masih sangat terbatas dalam kegiatan vaksinasi Covid-19. Menurut dia, target vaksinasi tidak akan tercapai tanpa adanya upaya ekstra, yaitu pelibatan semua elemen yang bisa membantu percepatan ini terlaksana, mulai dari TNI, BIN, Polri, perusahaan swasta dan lain-lain.
Baca juga: Hamdan Zoelva: Saksi Kubu KLB Tak Tahu Ada Verifikasi di Kongres Deli Serdang
"Saya termasuk yang mendukung dan mengapresiasi pelibatan TNI dalam penanganan pandemi, dimulai dari penegakan disiplin protokol kesehatan, giat vaksinasi sampai mengawal distribusi bantuan sembako dari pemerintah daerah," kata Anggota Komisi I DPR Christina Aryani , Jumat (8/10/2021).
Dia mengatakan karakter masyarakat Indonesia memang masih belum tertib. Maka itu, pelibatan TNI dinilai diperlukan dalam menegakkan disiplin masyarakat. Dia mengaku cukup sering turun langsung mengecek penerapan protokol kesehatan di masyarakat dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. "Banyak kelurahan saya sambangi dan kenyataannya kita memang butuh bantuan TNI, juga Polri," kata politikus Partai Golkar ini.
Dia pun melihat kemampuan tenaga kesehatan di puskesmas atau tingkat kelurahan masih sangat terbatas dalam kegiatan vaksinasi Covid-19. Menurut dia, target vaksinasi tidak akan tercapai tanpa adanya upaya ekstra, yaitu pelibatan semua elemen yang bisa membantu percepatan ini terlaksana, mulai dari TNI, BIN, Polri, perusahaan swasta dan lain-lain.
Baca juga: Hamdan Zoelva: Saksi Kubu KLB Tak Tahu Ada Verifikasi di Kongres Deli Serdang
Lihat Juga :