Perjuangan Ratu Kalinyamat Harus Jadi Inspirasi Penguatan Maritim Nasional
Rabu, 06 Oktober 2021 - 19:46 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, pencapaian Ratu Kalinyamat harus menjadi inspirasi dalam penguatan maritim nasional. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perjuangan Ratu Kalinyamat harus dijadikan sebagai inspirasi Indonesia dalam membangun armada laut yang kuat demi mempertahankan kedaulatan di masa kini dan masa yang akan datang.
"Di abad ke-16 sudah ada jejak-jejak supremasi maritim yang ditorehkan oleh tokoh perempuan yang dikenal dengan Ratu Kalinyamat," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka Seminar Internasional secara daring bertema Konstelasi Kekuatan Poros Maritim Dalam Perspektif Ratu Kalinyamat yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (6/10/2021).
Diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI Irwansyah itu menghadirkan pengamat Militer dan Hankam Connie Rahakundinie Bakrie, sejarawan Ratno Lukito, dan Catolica Universidade Portuguesa Vitor Teixeira, Wakil Kepala Pusat Kajian Maritim Seskoal Kolonel Laut (P) Salim. Selain itu hadir pula budayawan Sudjiwo Tejo danStaf Khusus Wakil Ketua MPR RI Atang Irawan sebagai penanggap.Baca juga: KSAL: Tak Ditemukan Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna
Berdasarkan kajian para pakar yang tergabung dalam Tim Pakar Ratu Kalinyamat dari Yayasan Darma Bakti Lestari, ungkap Lestari, Ratu Kalinyamat berhasil membangun kedaulatan keamanan dan mampu membangun aliansi strategis untuk mengatasi ancaman kolonial.Baca juga: Amankan Laut Natuna, TNI AL Tindak Tegas Kapal Asing Masuk Tanpa Izin
Sangat disayangkan, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, citra Ratu Kalinyamat saat ini malah dipersepsikan negatif. Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu berharap, sejarah Ratu Kalinyamat yang dikaburkan di masa lalu harus segera diluruskan. Karena, jelas Rerie, berbagai temuan ilmiah dari pakar sejarah membuktikan peran Ratu Kalinyamat sedemikian penting dalam memimpin perlawanan terhadap penjajahan Portugis dengan menerapkan visi poros maritim. Dalam perspektif poros maritim, tegas Rerie, saat ini Indonesia harus menjadi poros maritim dunia sehingga harus membangun supremasi maritim.
"Di abad ke-16 sudah ada jejak-jejak supremasi maritim yang ditorehkan oleh tokoh perempuan yang dikenal dengan Ratu Kalinyamat," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka Seminar Internasional secara daring bertema Konstelasi Kekuatan Poros Maritim Dalam Perspektif Ratu Kalinyamat yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (6/10/2021).
Diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI Irwansyah itu menghadirkan pengamat Militer dan Hankam Connie Rahakundinie Bakrie, sejarawan Ratno Lukito, dan Catolica Universidade Portuguesa Vitor Teixeira, Wakil Kepala Pusat Kajian Maritim Seskoal Kolonel Laut (P) Salim. Selain itu hadir pula budayawan Sudjiwo Tejo danStaf Khusus Wakil Ketua MPR RI Atang Irawan sebagai penanggap.Baca juga: KSAL: Tak Ditemukan Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna
Berdasarkan kajian para pakar yang tergabung dalam Tim Pakar Ratu Kalinyamat dari Yayasan Darma Bakti Lestari, ungkap Lestari, Ratu Kalinyamat berhasil membangun kedaulatan keamanan dan mampu membangun aliansi strategis untuk mengatasi ancaman kolonial.Baca juga: Amankan Laut Natuna, TNI AL Tindak Tegas Kapal Asing Masuk Tanpa Izin
Sangat disayangkan, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, citra Ratu Kalinyamat saat ini malah dipersepsikan negatif. Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu berharap, sejarah Ratu Kalinyamat yang dikaburkan di masa lalu harus segera diluruskan. Karena, jelas Rerie, berbagai temuan ilmiah dari pakar sejarah membuktikan peran Ratu Kalinyamat sedemikian penting dalam memimpin perlawanan terhadap penjajahan Portugis dengan menerapkan visi poros maritim. Dalam perspektif poros maritim, tegas Rerie, saat ini Indonesia harus menjadi poros maritim dunia sehingga harus membangun supremasi maritim.
Lihat Juga :