Tanggal Pemilu 2024 Deadlock, Golkar Tepis Ada Upaya Perpanjang Masa Jabatan Presiden

Rabu, 06 Oktober 2021 - 18:32 WIB
loading...
Tanggal Pemilu 2024...
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung menepis ada upaya memperpanjang masa jabatan presiden menyusul buntunya pembahasan soal tanggal Pemilu 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fraksi-fraksi di DPR, pemerintah dan penyelenggara pemilu masih belum satu suara soal tanggal penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak 2024. Terkait persoalan ini, Partai Golkar menyangkal ada upaya memperpanjang masa jabatan presiden.

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung menjelaskan beberapa parpol tengah menelaah apakah mungkin atau tidak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan pemilu di tengah situasi seperti ini.Baca juga: 2 Alasan Desain Surat Suara Pemilu 2024 Harus Berubah

“Sehingga, kita waktu itu mau diputuskan, KPU saja atau bersama-sama. Kalau bersama-sama, masih ada pandangan-pandangan yang lain termasuk soal tadi itu misalnya masa kampanye, terus digitalisasi. Karena sejak awal kan kami di Komisi II ada beberapa pandangan yang tidak sama soal digitalisasi itu. Makanya kemarin kita putuskan, e-Rekap itu hanya alat bantu. Karena ada beberapa partai anggap kita belum siap, karena masalah security, SDM, jaringan, macam-macam. Jadi lebih pada hal-hal teknis yang belum ketemu,” kata Doli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/10/2021).Baca juga: KPU Targetkan Sirekap Digunakan pada Pemilu 2024

Untuk itu, kata Doli, targetnya dalam waktu kurang dari satu bulan akan dikonsolidasikan lagi, termasuk ke Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), Kominfo, Bappenas dan Kemenkeu. Karena akan ada konsekuensi anggaran dari setiap desain pemilu dan pilkada serentak yang dipilih. “Masih punya waktu yang cukup, karena kita pertimbangkan, toh kalau kita putuskan, kan mulainya 2022, kita masih punya waktu beberapa bulan sebelum akhir 2021,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Doli membantah ada deadlock dalam menentukan tanggal ini melainkan masih pematangan konsep, karena semua pihak bisa terlibat memberikan saran dan masukan, juga menemukan konsep sesempurna mungkin. Adapun keraguan publik mengenai keseriusan pemerintah terkait ini, kata dia karena ada dua desain.

Dia menambahkan, desain yang diajukan pemerintah 15 Mei 2024 itu telah melalui dua kali Rapat Kabinet Terbatas (Ratas) yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, ada juga rapat yang dipimpin oleh Menko Polhukam, Mendagri, Kepala BIN, Kapolri, Panglima TNI, Menkumham, Mensesneg dan Setkab.

”Itu bukti keseriusan pemerintah sekaligus menepis isu bahwa ada upaya perpanjangan masa jabatan presiden atau 3 periode. Itu menepis sebetulnya anasir-anasir yang selama ini berkembang bahwa ada yang mengembangkan isu bahwa ini akan ada upaya untuk memperpanjang waktu masa jabatan atau 3 periode segala macam. Jadi posisi sekarang saya katakan posisi pemerintah very clear siapkan penyelenggaraan 2024 dengan baik,” tegas Doli.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Berita Terkini
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Infografis
4 Tim Lolos Perempat...
4 Tim Lolos Perempat Final Euro 2024, Ada Jerman dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved