Masyarakat Takut Gelombang Kedua Covid-19 tetapi Malah Pergi ke Sana Kemari

Selasa, 02 Juni 2020 - 13:20 WIB
loading...
A A A
Karena banyak masyarakat yang memiliki pergerakan bebas di luar rumah tanpa menghiraukan protokol kesehatan, potensi penularan Covid-19 akan semakin tinggi. "Dan karena tidak ada pembatasan yang jelas sehingga orang tidak takut lagi, sehingga tidak ada orang work from home lagi misalnya, maka dengan sendirinya kemungkinan tertular itu tinggi," kata Pratiwi.

Pratiwi mengatakan, dari data yang dimilikinya diketahui bahwa virus-virus Covid-19 mempunyai perbedaan-perbedaan. "Namun perbedaan-perbedaan itu tidak cukup bermakna untuk mengatakan bahwa ini bukan virus SARS Cov-2, jadi tetap ini adalah virus SARS Cov-2. Cuma ada namanya variasi-variasi." (Baca juga: Wabah Corona dan Urgensi Tobacco Distancing).

Beberapa variasi tersebut antara lain bisa diketahui ke mana saja virus Covid-19 itu telah pergi. "Apakah virus itu datang dari Wuhan langsung ke Indonesia misalnya. Dan tanggal berapa dia sampai kita misalnya. Yang pertama datang kan adalah dari bulan Januari itu masuk ke Indonesia. Dan apakah virus itu sudah jalan dari Wuhan ke Singapura, ke Eropa, ke Amerika, baru masuk ke Indonesia. Itu yang dikatakan ada di daerah Jawa Timur, jadi itu berbeda dari strain yang ada di Jakarta," jelas Pratiwi.

Pratiwi mengatakan, pihaknya sedang melakukan sequencing (teknik pembacaan urutan basa nitrogen pada DNA) virus Covid-19. Dengan begitu, akan semakin tahu dari mana saja virus itu datang sehingga bisa dikenali karakteristiknya dan penanganannya. "Misalnya yang datang ke Indonesia timur, apakah sama dengan Indonesia barat. Dan kemudian nanti kita klop-kan dengan berbagai karakter, semua itu bisa dipelajari," jelasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
Gelombang Dukungan Kampus-Kampus...
Gelombang Dukungan Kampus-Kampus Dunia ke Palestina Makin Kuat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved