MUI Izinkan Shaf Salat Rapat, Satgas: Harus Tetap Jaga Jarak
Kamis, 30 September 2021 - 18:53 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga jarak saat melaksanakan salat. FOTO/DOK.BNPB
A
A
A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) mempersilakan jamaah salat merapatkan shaf di daerah berlevel 1 dan berzona hijau.
Terkait hal itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa PPKM level 1 dan zona hijau memang memiliki penilaian terbaik dalam hal penanganan Covid-19. Namun dia mengingatkan tidak lalai karena Covid-19 belum sepenuhnya hilang.
Dia mengatakan saat ini daerah yang telah memasuki PPKM level 1 di antaranya Kabupaten Lampung dan Kabupaten Blitar.
Baca juga: MUI Imbau Rapatkan Shaf, Saat Berzikir Dipersilakan Jaga Jarak
"Prinsipnya level 1 dalam assesment leveling dan zona hijau dalam sistem zonasi adalah hasil penilaian yang paling baik melalui perhitungan berbagai indikator. Walau begitu bukan berarti kita bisa lalai dengan situasi yang aman tersebut karena Covid-19 masih ada di sekitar kita," katanya dalam konferensi persnya, Kamis (30/9/2021).
Wiku memastikan bahwa dalam pelaksanaan ibadah harus tetap menjaga jarak dan adanya pembatasan kapasitas.
Terkait hal itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa PPKM level 1 dan zona hijau memang memiliki penilaian terbaik dalam hal penanganan Covid-19. Namun dia mengingatkan tidak lalai karena Covid-19 belum sepenuhnya hilang.
Dia mengatakan saat ini daerah yang telah memasuki PPKM level 1 di antaranya Kabupaten Lampung dan Kabupaten Blitar.
Baca juga: MUI Imbau Rapatkan Shaf, Saat Berzikir Dipersilakan Jaga Jarak
"Prinsipnya level 1 dalam assesment leveling dan zona hijau dalam sistem zonasi adalah hasil penilaian yang paling baik melalui perhitungan berbagai indikator. Walau begitu bukan berarti kita bisa lalai dengan situasi yang aman tersebut karena Covid-19 masih ada di sekitar kita," katanya dalam konferensi persnya, Kamis (30/9/2021).
Wiku memastikan bahwa dalam pelaksanaan ibadah harus tetap menjaga jarak dan adanya pembatasan kapasitas.
Lihat Juga :