Novel Baswedan Bakal Direkrut Jadi ASN Polri
Rabu, 29 September 2021 - 09:05 WIB
loading...
Novel Baswedan merupakan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, menjadi salah satu nama yang bakal direkrut untuk menjadi ASN Polri. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Novel Baswedan merupakan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, menjadi salah satu nama yang bakal direkrut untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri.
Baca juga: Akan Direkrut Jadi ASN Polri, Pegawai KPK Nonaktif Beri Tanggapan Begini
"Semuanya sama (Ingin ditarik ke Polri termasuk Novel Baswedan )," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi, Jakarta, Rabu (29/9/2021).
Baca juga: Rencana Pegawai KPK Nonaktif Jadi ASN Polri Diharapkan Jadi Solusi Terbaik Kendati begitu, Argo belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai mekanisme atau proses perpindahan pegawai antarinstitusi tersebut. Ia mengatakan, aturan tersebut masih akan digodok dan dikoordinasikan dengan institusi terkait.
"Kami menggandeng (BKN dan KemenpanRB). Tunggu saja, nanti disampaikan," ujar Argo.
Dijelaskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pihaknya sudah menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapat restu akan permohonan itu.
"Berkirim surat kepada Pak Presiden untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya Dittipidkor (Direktorat Tindak Pidana Korupsi)," kata Sigit, Selasa (28/9/2021).
Baca juga: Akan Direkrut Jadi ASN Polri, Pegawai KPK Nonaktif Beri Tanggapan Begini
"Semuanya sama (Ingin ditarik ke Polri termasuk Novel Baswedan )," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi, Jakarta, Rabu (29/9/2021).
Baca juga: Rencana Pegawai KPK Nonaktif Jadi ASN Polri Diharapkan Jadi Solusi Terbaik Kendati begitu, Argo belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai mekanisme atau proses perpindahan pegawai antarinstitusi tersebut. Ia mengatakan, aturan tersebut masih akan digodok dan dikoordinasikan dengan institusi terkait.
"Kami menggandeng (BKN dan KemenpanRB). Tunggu saja, nanti disampaikan," ujar Argo.
Dijelaskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pihaknya sudah menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapat restu akan permohonan itu.
"Berkirim surat kepada Pak Presiden untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya Dittipidkor (Direktorat Tindak Pidana Korupsi)," kata Sigit, Selasa (28/9/2021).
Lihat Juga :