Umar Patek, Teroris Ahli Perakit Bom yang Kini Lihai Ngegombal

Senin, 27 September 2021 - 16:59 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, Umar Patek mengaku siap untuk kembali sosialiasi ke lingkungan masyarakat pasca-nanti bebas dari Lapas. Ia menyebut, keluarganya juga membantu hal tersebut.

"Insya Allah siap, tidak hanya diri pribadi tapi dari keluarga sejak jauh tahun sehingga sampai saat ini istri maupun adik saya banyak sosialisasi masyarakat sekitar yang nantinya akan saya tinggali di situ. Sehingga masyarakat kenal saya seorang napiter akan tinggal di situ dan masyarakat siap menerima," papar Umar Patek.

Baca juga: Mantan Napiter di Poso Deklarasikan Diri Lawan Radikalisme dan Terorisme

Umar Patek, pria kelahiran 1970 ini bertindak sebagai asisten koordinator lapangan dalam kasus Bom Bali I tahun 2002. Dia dikenal sebagai ahli perakit bom, pengetahuan yang diperolehnya dari Afghanistan. Umar Patek sempat menjadi buronan terorisme paling dicari di dunia, termasuk oleh pemerintahan Amerika Serikat.

Dia ditangkap di Kota Abbotabad, Pakistan, akhir Januari 2011. Pada Juni 2012, Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan vonis 20 tahun penjara terhadap dirinya. Umar Patek mendapat pengurangan masa hukuman lantaran dinilai berperilaku baik dan berikrar setia kepada NKRI. Dia diperkirakan bebas di tahun 2022.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Penindakan Korupsi Lebih...
Penindakan Korupsi Lebih Mahal dari Pencegahan, Ketua KPK: Negara Tanggung Biaya Narapidana
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Dampak Nyata Perang...
Dampak Nyata Perang Iran dan AS-Israel Terhadap Keamanan Indonesia
Zero Terrorist Attack...
Zero Terrorist Attack di Era Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Lemkapi: Pencapaian Besar Polri
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Rekomendasi
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved