Survei Indikator: 61,8% Masyarakat Puas Kinerja Jokowi Tangani Pandemi Covid-19

loading...
Survei Indikator: 61,8% Masyarakat Puas Kinerja Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Hampir 62% masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Jokowi dalam penanganan pandemi Covid-19. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Lembaga Indikator Politik Indonesia kembali merilis hasil survei terbaru mengukur evaluasi publik terhadap penanganan pandemi Covid-19. Hasil terbaru menunjukkan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan apresiasi dari sebagian besar responden.

"Kalau kita lihat itu ada peningkatan kepuasan di bulan September dibandingkan bulan Juli ya," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya secara daring, Minggu (26/9/2021).

Dalam data yang dipaparkan terlihat perbandingan antara bulan Juli dan September. Pada bulan Juli, responden yang menyatakan sangat puas sebesar 5,5% dan yang menjawab cukup puas sebesar 55,5%. Sementara, pada bulan September, responden yang menyatakan sangat puas sebesar 4,8% dan cukup puas sebesar 57,0%.

Baca juga: Survei Indikator Politik Ungkap Milenial Menolak Pemimpin dengan Kriteria Ini



"Jadi di bulan September yang puas atau cukup puas kepada presiden dalam menangani Covid-19 itu mencapai 62% kalo saya bulatkan. Sementara yang di bulan Juli itu sekitar 61 persen, naik sedikit ya," ujarnya.

Kabar baiknya, kata dia, responden yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja presiden juga mengalami penurunan. Pada bulan Juli, mereka yang menyatakan kurang puas sebesar 30,1% dan tidak puas sama sekali 6,4%. Sementara, pada bulan September, mereka yang menyatakan kurang puas sebesar 31,8% dan tidak puas sama sekali sebesar 2,9%.

"Kemudian yang tidak puas atau kurang puas. Bulan Juli itu sekitar 36 persen. Di bulan september itu mencapai 34 persen. Jadi yang kurang puas turun dibanding bulan Juli," tutur dia melanjutkan.

Baca juga: Jokowi Apresiasi Gerakan Vaksinasi 7 Juta Warga Perkebunan

Burhanuddin tak mengetahui secara pasti hal apa yang membuat peningkatan kepuasan itu mengalami peningkatan meskipun angkanya masih sangat kecil. Akan tetapi, ia menduga hal ini lantaran kebijakan PPKM yang telah memberikan dampak positif dari sisi kesehatan masyarakat.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top