Diplomasi Sarang Burung Walet Sebelum Pengumuman New Normal
Senin, 01 Juni 2020 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Egy mengatakan, sarang burung walet yang disajikan malam itu, Doni mendapat kiriman dari seseorang yang mengapresiasi kerja total Gugas dalam bekerja untuk penanganan percepatan Covid 19.
Selesai menikmati minuman sarang burung walet, dua menko dan tiga orang menteri, diiringi Ketua Gugus Tugas naik ke lantai 15, untuk menggelar rapat koordinasi terkait pemberlakuan fase new normal. Keesokan harinya, Sabtu (30/5/2020), pemerintah mengumumkannya.
Ketua Dewan Pakar Gugus Tugas Wiku Adisasmito bersama ahli epidemiologi Dewi Nur Aisyah memaparkan data-data terkait Covid-19 di Indonesia. Selanjutnya Menko Muhadjir sebagai Kepala Dewan Pengarah tampil memberi sambutan. Lulusan S3 bidang sosiologi militer Program Doktor Universitas Airlangga ini melakukan ice breaking dengan berkelakar, "Di sini ada dua menko sipil, tapi yang lainnya para jenderal," ujarnya sambil menunjuk empat jenderal yang berjejer di podium depan.
Benar, selain Letjen TNI Doni Monardo sebagai Kepala Gugus Tugas, di situ hadir jenderal lain, seperti Letjen TNI (Pur) Terawan, Jenderal TNI (Pur) Fahcrul Razi, dan Jenderal Pol Tito Karnavian. Seharusnya, masih ada satu jenderal lagi, tetapi berhalangan, yakni Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Pur) Hinsa Siburian.
Saat manggung di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB keesokan harinya, cerita Egy, Doni Monardo menyampaikan data kabupaten/kota yang saat ini berada di zona hijau, untuk melaksanakan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19.
"Atas arahan Bapak Presiden, pengendalian Covid-19 harus berbasis data dan fakta di lapangan. Gugus Tugas dalam mengambil keputusan selalu melibatkan para pakar, para ilmuwan, dan berpedoman pada standar internasional," ungkap Doni Monardo, 30 mei 2020.
Selesai menikmati minuman sarang burung walet, dua menko dan tiga orang menteri, diiringi Ketua Gugus Tugas naik ke lantai 15, untuk menggelar rapat koordinasi terkait pemberlakuan fase new normal. Keesokan harinya, Sabtu (30/5/2020), pemerintah mengumumkannya.
Ketua Dewan Pakar Gugus Tugas Wiku Adisasmito bersama ahli epidemiologi Dewi Nur Aisyah memaparkan data-data terkait Covid-19 di Indonesia. Selanjutnya Menko Muhadjir sebagai Kepala Dewan Pengarah tampil memberi sambutan. Lulusan S3 bidang sosiologi militer Program Doktor Universitas Airlangga ini melakukan ice breaking dengan berkelakar, "Di sini ada dua menko sipil, tapi yang lainnya para jenderal," ujarnya sambil menunjuk empat jenderal yang berjejer di podium depan.
Benar, selain Letjen TNI Doni Monardo sebagai Kepala Gugus Tugas, di situ hadir jenderal lain, seperti Letjen TNI (Pur) Terawan, Jenderal TNI (Pur) Fahcrul Razi, dan Jenderal Pol Tito Karnavian. Seharusnya, masih ada satu jenderal lagi, tetapi berhalangan, yakni Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Pur) Hinsa Siburian.
Saat manggung di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB keesokan harinya, cerita Egy, Doni Monardo menyampaikan data kabupaten/kota yang saat ini berada di zona hijau, untuk melaksanakan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19.
"Atas arahan Bapak Presiden, pengendalian Covid-19 harus berbasis data dan fakta di lapangan. Gugus Tugas dalam mengambil keputusan selalu melibatkan para pakar, para ilmuwan, dan berpedoman pada standar internasional," ungkap Doni Monardo, 30 mei 2020.
Lihat Juga :