Diplomasi Sarang Burung Walet Sebelum Pengumuman New Normal
Senin, 01 Juni 2020 - 14:54 WIB
loading...
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo bersama sejumlah menteri. Foto/Egy Massadiah (Admin BNPB)
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah mengumumkan pemberlakuan fase kenormalan baru atau new normal. Ada cerita di balik pengumuman pemerintah tersebut, yakni diplomasi sarang burung walet sebagai tanda fase baru dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.
Seperti yang dituturkan Tenaga Ahli BNPB yang juga Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Egy Massadiah, sebelum pemerintah mengumumkan soal pemberlakuan fase new normal, lima menteri dua di antaranya menteri koordinator, melakukan rapat koordinasi tertutup di Markas Gugus Tugas Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) (29/5/2020).
Mereka adalah Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Agama Fachrul Razi. Kelimanya bertemu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo untuk berkoordinasi dalam kapasitas mereka sebagai Dewan Pengarah Gugus Tugas. (Baca juga: Update, 973 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi Covid-19 ).
"Apakah ada bisik-bisik rahasia, mengingat sebuah topik penting segera dibincangkan? Hmm.... Dengan tetap jaga jarak, Doni Monardo sigap sebagai tuan rumah yang baik. Dari tangannya sendiri, Doni menyendok dan menyuguhkan minuman sarang burung walet, dan membagikannya kepada Mahfud MD, Muhadjir Effendy, Terawan, Fachrul Razi, dan Tito Karnavian," seperti yang dituliskan Egy di laman BNPB, Senin (1/6/2020).
"Silakan dicicipi minuman sarang burung walet. Ini bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh," ujar Doni Monardo, ramah.
Begitulah Doni Monardo, yang getol mengampanyekan semboyan 4 sehat 5 sempurna era Covid-19: 1) gunakan masker; 2) jaga jarak, physical dan social distancing; 3) rajin cuci tangan dengan sabun, 4) olahraga teratur, istirahat yang cukup serta tidak panik; 5) makanan yang bernutrisi. Mengonsumsi sarang burung walet, termasuk penyempurna slogan itu.
Seperti yang dituturkan Tenaga Ahli BNPB yang juga Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Egy Massadiah, sebelum pemerintah mengumumkan soal pemberlakuan fase new normal, lima menteri dua di antaranya menteri koordinator, melakukan rapat koordinasi tertutup di Markas Gugus Tugas Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) (29/5/2020).
Mereka adalah Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Agama Fachrul Razi. Kelimanya bertemu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo untuk berkoordinasi dalam kapasitas mereka sebagai Dewan Pengarah Gugus Tugas. (Baca juga: Update, 973 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi Covid-19 ).
"Apakah ada bisik-bisik rahasia, mengingat sebuah topik penting segera dibincangkan? Hmm.... Dengan tetap jaga jarak, Doni Monardo sigap sebagai tuan rumah yang baik. Dari tangannya sendiri, Doni menyendok dan menyuguhkan minuman sarang burung walet, dan membagikannya kepada Mahfud MD, Muhadjir Effendy, Terawan, Fachrul Razi, dan Tito Karnavian," seperti yang dituliskan Egy di laman BNPB, Senin (1/6/2020).
"Silakan dicicipi minuman sarang burung walet. Ini bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh," ujar Doni Monardo, ramah.
Begitulah Doni Monardo, yang getol mengampanyekan semboyan 4 sehat 5 sempurna era Covid-19: 1) gunakan masker; 2) jaga jarak, physical dan social distancing; 3) rajin cuci tangan dengan sabun, 4) olahraga teratur, istirahat yang cukup serta tidak panik; 5) makanan yang bernutrisi. Mengonsumsi sarang burung walet, termasuk penyempurna slogan itu.
Lihat Juga :