Indonesia Harus Luwes, Ambil Untung dari Rivalitas China vs AUKUS

Rabu, 22 September 2021 - 16:21 WIB
loading...
A A A
"Yang saya maksud menyangkut status nine dash linedi Natuna Utara, saya pikir momentum ini bagus untuk kita manfaatkan menekan China. Selama ini ASbelum memberikan statement dan intervensi, China menempatkan diri single majority power di Laut China Selatan. Itu sebenarnya tidak bagus, dia semena-mena, menunda semua persoalan yang harusnya dilakukan," ujarnya.

Jadi, Syarief menegaskan, dengan momentum ini tentunya melalui diplomasi yang kuat dan dalam menghadapi situasi yang ada saat ini, Indonesia bisa secara agresif melobi China untuk menentukan sikap tentang nine dash line tersebut agar tidak terjadi lagi klaim sepihak karena jelas sudah dilindungi UNCLOS di PBB.

Karena situasi yang terjadi akan berkepanjangan, sambung Syarief, dan berdasarkan pengalaman kalau ada dua kekuatan militer yang berlomba di satu kawasan dan Indonesia tetap pada sikap netral dan nonblok, maka Indonesia akan mendapatkan ikannya atau manfaatnya.

"Saya setuju itu. Sekali lagi, pemerintah mesti bisa mengambil keuntungan dari situasi ini. Di samping mengambil keuntungan tentunya pemerintah bisa memanfaatkan lobinya kepada mereka yang terkait berpotensi konflik untuk tetap menyatakan sikap dari pemerintah kita," tegas mantan menteri Koperasi dan UKM ini.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Komisi I Ingatkan Pemerintah...
Komisi I Ingatkan Pemerintah Hati-hati Jadikan Bandara Kertajati sebagai Bengkel Pesawat Hercules
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Legislator PDIP: Pelemahan...
Legislator PDIP: Pelemahan Rupiah Bukan Sekadar Dampak Tekanan Global
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Awasi Fuel Surcharge, Jangan Sampai Tiket Pesawat Makin Mahal
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved