Dirjen Pas Ungkap Lapas di Indonesia Rata-rata Melebihi Kapasitas 102%

Senin, 20 September 2021 - 21:30 WIB
loading...
Dirjen Pas Ungkap Lapas...
Dirjen Pas Reinhard Silitonga mengungkapkan kondisi Lapas di seluruh lapas Indonesia rata-rata mengalami overcrowded atau melebihi kapasitas maksimal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Reinhard Silitonga mengungkapkan kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas). Menurutnya, secara rata-rata di seluruh lapas Indonesia mengalami overcrowded atau melebihi kapasitas dari kuota maksimal.

“Secara umum di rata-rata seluruh (lapas) Indonesia, itu overcrowded sebanyak 102 persen,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Reinhard Silitonga dalam diskusi Mencari Jalan Keluar Overcrowded di Tempat-Tempat Tahanan dalam kanal Youtube Humas Komnas HAM RI, Senin (20/09/2021).

Menurutnya saat ini di Indonesia terdapat 527 lapas. Sementara kapasitasnya totalnya yakni sebanyak 132.000 orang. “Saat ini di Indonesia penghuni lapas itu hampir 270.000,” tuturnya.Baca juga: Investigasi Kasus Kebakaran, Dirjen PAS Berkantor di Lapas Tangerang

Oleh sebabnya masih terdapat lapas yang melebihi kapasitas sampai 300%. Namun, tambahnya, masih ada beberapa tempat yang juga di bawah batas kapasitas. “Banyak sekali lapas itu melebihi dari 300%, 400% terutama di Jawa dan Sumatera. Kalau di Bandaneira itu kapasitasnya 45 orang isinya 17 orang itu di Bandaneira,” sambungnya.Baca juga: Lapas Sesak karena Arus Masuk Deras, Komnas HAM: Psikologis Orang Indonesia Penyebabnya

Reinhard pun mencontohkan salah satu lapas di Jawa dan Sumatera yang melebihi kapasitas yakni Lapas Cipinang. Menurutnya kapasitas di Lapas Cipinang melebihi daya tamping maksimal yang hanya 1.200 orang. “Di Lapas Cipinang itu kapasitasnya 1.200, saat ini isinya 4.000 an orang, jadi lebihnya itu sekitar 3.000 an orang,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Ditjenpas Pastikan Penanganan...
Ditjenpas Pastikan Penanganan Warga Binaan Meninggal di Lapas Palangka Raya Transparan
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Rekomendasi
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved