Dirjen Pas Ungkap Lapas di Indonesia Rata-rata Melebihi Kapasitas 102%

loading...
Dirjen Pas Ungkap Lapas di Indonesia Rata-rata Melebihi Kapasitas 102%
Dirjen Pas Reinhard Silitonga mengungkapkan kondisi Lapas di seluruh lapas Indonesia rata-rata mengalami overcrowded atau melebihi kapasitas maksimal. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Reinhard Silitonga mengungkapkan kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas). Menurutnya, secara rata-rata di seluruh lapas Indonesia mengalami overcrowded atau melebihi kapasitas dari kuota maksimal.

“Secara umum di rata-rata seluruh (lapas) Indonesia, itu overcrowded sebanyak 102 persen,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Reinhard Silitonga dalam diskusi Mencari Jalan Keluar Overcrowded di Tempat-Tempat Tahanan dalam kanal Youtube Humas Komnas HAM RI, Senin (20/09/2021).

Menurutnya saat ini di Indonesia terdapat 527 lapas. Sementara kapasitasnya totalnya yakni sebanyak 132.000 orang. “Saat ini di Indonesia penghuni lapas itu hampir 270.000,” tuturnya.Baca juga: Investigasi Kasus Kebakaran, Dirjen PAS Berkantor di Lapas Tangerang

Oleh sebabnya masih terdapat lapas yang melebihi kapasitas sampai 300%. Namun, tambahnya, masih ada beberapa tempat yang juga di bawah batas kapasitas. “Banyak sekali lapas itu melebihi dari 300%, 400% terutama di Jawa dan Sumatera. Kalau di Bandaneira itu kapasitasnya 45 orang isinya 17 orang itu di Bandaneira,” sambungnya.Baca juga: Lapas Sesak karena Arus Masuk Deras, Komnas HAM: Psikologis Orang Indonesia Penyebabnya



Reinhard pun mencontohkan salah satu lapas di Jawa dan Sumatera yang melebihi kapasitas yakni Lapas Cipinang. Menurutnya kapasitas di Lapas Cipinang melebihi daya tamping maksimal yang hanya 1.200 orang. “Di Lapas Cipinang itu kapasitasnya 1.200, saat ini isinya 4.000 an orang, jadi lebihnya itu sekitar 3.000 an orang,” tandasnya.
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top