Hari Lahir Pancasila, BPIP Ingatkan Pentingnya Gotong Royong Hadapi Pandemi

Senin, 01 Juni 2020 - 08:25 WIB
loading...
Hari Lahir Pancasila,...
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memaknai peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila tahun ini dalam wujud kesederhanaan. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memaknai peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila tahun ini dalam wujud kesederhanaan. Apalagi di saat pandemi Covid-19 yang belum tuntas, nilai-nilai Pancasila bisa diterapkan dalam tindakan nyata. Salah satunya yaitu dengan gotong royong melalui gerakan solidaritas untuk membantu sesama anak bangsa. Ini merupakan perwujudan nyata dari intisari nilai Pancasila.

"Semangat gotong royong inilah yang harus digalakkan, dari akar rumput sampai ke tingkatan yang lebih tinggi. Gotong royong menjadi modal utama bangsa Indonesia menghadapi badai Covid-19 yang belum kunjung berlalu," tutur Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo kepada SINDOnews, Senin (1/6/2020).

Sejumlah krisis tengah terjadi dan diprediksi berlanjut selama pandemi corona. Mulai dari krisis kesehatan, ekonomi, pangan, dan sektor lainnya. Organisasi Pangan Dunia (FAO) mengingatkan negara-negara untuk bersiap menghadapi krisis pangan. Bahkan, sejumlah negara produsen pangan tertentu telah memberlakukan pembatasan ekspor dan lebih berfokus memenuhi kebutuhan pangan dalam negerinya.

Indonesia juga harus berupaya memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Salah satu wujudnya yaitu program mencetak sawah baru untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok yang dilakukan oleh BUMN. ( ).

"Bukan hanya dalam bidang pangan, kemandirian bangsa juga harus diwujudkan dalam bidang kesehatan, industri pertahanan, pendidikan dan lainnya. Kemandirian dalam industri kesehatan menjadi hal yang urgen untuk diwujudkan," imbuh Benny.

Saat ini, seluruh negara berlomba menemukan vaksin dan obat-obatan untuk mengatasi Covid-19, tidak terkecuali Indonesia. Mereka juga berlomba berinovasi menciptakan sendiri alat kesehatan utama dan pendukung dalam menghadapi wabah tersebut.

Pengembangan inovasi di sektor lain juga dibutuhkan dalam upaya mewujudkan kemandirian bangsa Indonesia. Namun, diperlukan dukungan dari pengambil kebijakan dari pemerintah dan legislatif serta peran yudikatif dalam mengawasi pemanfaatan anggaran pengembangan inovasi. (Baca Juga: Kerusuhan di AS, DPR Minta Keselamatan Warga Indonesia Dijamin).

Dukungan pengembangan inovasi melalui penambahan dana riset yang penggunaannya diawasi secara ketat, akan membuka peluang Indonesia mampu menciptakan kemandirian dalam sektor industri kesehatan. Selain itu, kepercayaan dari masyarakat untuk menggunakan produk-produk kesehatan lokal juga menjadi komponen utama dalam mencapai kemandirian industri kesehatan di Tanah Air.

"Kemandirian bangsa hanya bisa dilakukan melalui tindakan nyata dari semangat gotong royong. Bukan tanggung jawab pemerintah saja, melainkan setiap elemen bangsa dalam mewujudkannya. Dukungan dana, daya, serta kerelaan tiap elemen bangsa sangat diperlukan sehingga kemandirian ini bukan impian semata," pesannya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Pakar BPIP: UU...
Dewan Pakar BPIP: UU TNI Perkokoh Ideologi Pancasila sesuai Asta Cita
BPIP dan ANRI Perkuat...
BPIP dan ANRI Perkuat Pemahaman Sejarah Nasional melalui Digitalisasi
Indonesia Hadapi Tantangan...
Indonesia Hadapi Tantangan Serius Terkait Moralitas Penyelanggara Negara
BPIP Sebut Pencabutan...
BPIP Sebut Pencabutan TAP MPRS No XXXIII Kembalikan Martabat Presiden Soekarno
Etika Penyelenggara...
Etika Penyelenggara Negara Rapuh Akibat Kaderisasi Pemimpin Tak Berjalan
BPIP Rekomendasikan...
BPIP Rekomendasikan Pembentukan UU Etika Kepresidenan
Profil Maulia Permata...
Profil Maulia Permata Putri, Pembawa Baki di Upacara HUT ke-79 RI yang Diganti di Detik-detik Terakhir
Kepala BPIP Pastikan...
Kepala BPIP Pastikan Paskibraka Putri Tetap Bertugas Tanpa Lepas Jilbab
Soal Larangan Jilbab...
Soal Larangan Jilbab Paskibraka, MUI Minta Jokowi Berhentikan Kepala BPIP
Rekomendasi
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
10 Masjid Tertua, Bukti...
10 Masjid Tertua, Bukti Peradaban Islam di Nusantara Sejak Abad ke-12
Sejarah Ranking FIFA...
Sejarah Ranking FIFA Timnas Indonesia dalam 15 Tahun Terakhir: Pernah Terpuruk di Posisi 173 Dunia
Berita Terkini
Arus Balik Lebaran 2025,...
Arus Balik Lebaran 2025, ASDP Catat Jumlah Penumpang Menurun 31 Persen
3 jam yang lalu
Puan Sebut Pertemuan...
Puan Sebut Pertemuan Megawati dan Prabowo Pasca Libur Lebaran, Jubir PDIP: Mohon Bersabar
6 jam yang lalu
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
17 jam yang lalu
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
20 jam yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
21 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
21 jam yang lalu
Infografis
Wali Kota Malang Siapkan...
Wali Kota Malang Siapkan 5 Strategi Hadapi Pandemi Covid-19
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved