Krisdayanti Umbar Gaji dan Tunjangan Dewan, Formappi: Tak Sebanding dengan Kinerjanya

Sabtu, 18 September 2021 - 19:35 WIB
loading...
Krisdayanti Umbar Gaji...
Formappi menilai, gaji dan tunjangan anggota dewan tak sebanding dengan kinerjanya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengakuan anggota DPR sekaligus diva Indonesia, Krisdayanti mengenai gaji, tunjangan dan dana aspirasi anggota DPR menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengaku tidak masalah jika anggota DPR mendapat penghasilan berapa pun, asalkan berbanding lurus dengan kinerjanya sebagai wakil rakyat.

“Tentu saja dalam kondisi di mana DPR bisa menunjukkan kinerja mereka, bisa memuaskan publik, pendapatan berapa pun yang mereka terima tidak jadi soal,” kata Manajer Riset Formappi, Lucius Karus dalam Polemik Trijaya FM yang bertajuk “Gaji dan Kinerja Wakil Rakyat yang Terhormat” secara daring, Sabtu (18/9/2021). Baca juga: Masinton Ungkap Total Gaji Anggota DPR Rp60 Jutaan per Bulan

Namun, menurut Lucius, yang jadi soal adalah dengan jumlah pendapatan yang bersumber dari gaji dan tunjangan tersebut, kinerja DPR dalam menjalankan fungsinya justru tidak sebanding dengan apa yang diberikan rakyat melalui APBN. “Yang jadi soal bagi kita sekarang ini, ketika kemudian angka tunjangan dan pendapatan yang fantastis itu justru muncul di saat yang sama kinerja mereka sebaliknya, lalu melempem dalam menjalankan fungsi-fungsi,” ujarnya. Baca juga: Perbandingan Gaji Anggota DPR RI dengan Anggota Dewan 3 Negara

Soal apakah tidak ada hal yang baik dari DPR, Lucius tidak memungkiri bahwa ada banyak juga anggota DPR yang baik, namun saat mereka sudah masuk ke DPR tentu yang dibicarakan adalah kelembagaan DPR, tentang sistemnya. Jadi, Formappi menilai DPR dalam hal kinerja kelembagaan berdasarkan apa yang ditunjukkan ke publik.

“Jadi apa yang kemudian terlihat, klaim baik itu klaim sebagai manusia, klaim sebagai pribadi. Sebagai lembaga mereka gagal menunjukkan performanya, tapi anggaran dan tunjangan itu tidak bisa kemudian menjelaskan kinerja buruk mereka,” terang Lucius.

Namun demikian, kata dia, pesan penting dari apa topik diskusi ini adalah soal keterbukaan dan transparansi, tidak hanya sebagai bentuk pertanggung jawaban anggota DPR tapi juga sebagai upaya pencegahan korupsi yang terus menghantui DPR. “Ini sangat penting ketika kemudian soal anggaran ini anggota DPR bisa leluasa untuk kemudian menyampaikannya ke publik,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Sheila Majid Tak Sabar...
Sheila Majid Tak Sabar Collab di Konser Orkestra Bareng Andi Rianto, KD dan Tulus
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Rekomendasi
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved