Viral Kapal Asing Melintas di Laut Natuna Utara, Ini Penjelasan Pangkoarmada I TNI AL

Jum'at, 17 September 2021 - 22:14 WIB
loading...
Viral Kapal Asing Melintas...
Panglima Komando Armada (Koarmada) I TNI AL, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah menanggapi video yang merekam keberadaan kapal perang asing di laut Natuna. Foto/Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL
A A A
JAKARTA - Panglima Komando Armada (Koarmada) I TNI AL , Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah menanggapi video yang merekam keberadaan kapal perang asing di laut Natuna . Video itu sempat menjadi perbincangan (viral) warganet beberapa waktu lalu.

Menurut Arsyad, keberadaan kapal perang asing di wilayah laut Indonesia (Zone Ekonomi Eksklusif Indonesia/ZEEI) adalah hal yang biasa. Itu karena di atas ZEEI ada hak pelayaran internasional (freedom of navigation). Di mana semua negara memiliki hak lintas damai di sana. Baca juga: Amankan Laut Natuna, TNI AL Tindak Tegas Kapal Asing Masuk Tanpa Izin

"Kapal perang yang viral dalam video tersebut mungkin sedang melakukan hak lintas damai atau sedang melintas di Laut Natuna Utara," ujar Arsyad usai melakukan patroli udara di atas Laut Natuna Utara, Jumat (17/9/2021).

Arsyad menegaskan bahwa pengamanan Laut Natuna Utara dilakukan selama 24 jam penuh oleh TNI-AL. TNI AL bahkan mengerahkan sampai dengan 5 KRI secara bergantian untuk melakukan patroli.

"Paling tidak ada 3 atau 4 KRI berada di laut sementara lainnya melaksanakan bekal ulang, sehingga dapat memantau kapal-kapal yang kemungkinan memasuki perairan yurisdiksi Indonesia," sebutnya.

Selain KRI, operasi di Laut Natuna Utara juga melibatkan pesawat udara TNI AL yang melakukan patroli udara maritim secara rutin di wilayah tersebut. Baca juga: Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI

"Hari ini kita juga lakukan patroli udara dan tadi kita lihat ada 4 KRI berada di Laut Natuna Utara untuk menjaga keamanan laut dan memberikan rasa aman bagi para pengguna laut khususnya nelayan kita. Tadi kita juga tidak lihat ada kapal perang atau penjaga pantai negara asing saat kita patroli. Yang ada beberapa kapal nelayan lokal, kapal niaga jenis tangker dan kontainer yang sedang melintas di ZEEI," tukasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Rekomendasi
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Berita Terkini
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Infografis
Latihan Tempur, China...
Latihan Tempur, China Kerahkan 2 Kapal Induk di Laut China Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved