Kapal China Masuki Natuna, CENTRIS Minta Pemerintah Ambil Sikap
Selasa, 14 September 2021 - 22:57 WIB
loading...
A
A
A
CENTRIS menilai pemerintah jangan hanya memanggil Duta Besar China untuk Indonesia hanya untuk di klarifikasi terkait persoalan yang terjadi di Natuna semata, namun pemerintah sepatutnya memberikan tekanan dan sangsi kepada otoritas China agar mereka tidak lagi berulah di wilayah kedaulatan Indonesia.
Membekukan sementara kerja sama seperti menyetop masuknya tenaga kerja asing (TKA) asal China atau menghentikan proyek strategis negeri tirai bambu di Indonesia, adalah contoh tekanan dan sanksi yang dapat dilakukan pemerintah untuk menunjukkan keseriusan serta ketegasan Indonesia terhadap negara manapun yang tidak menghargai kedaulatan NKRI.
Di sisi lain, CENTRIS meminta pemerintah tidak terjebak dengan proyek-proyek strategis China yang tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan sebagai alat tekanan oleh otoritas China terkait langkah atauu kebijakan luar negeri yang sedang dilakukan oleh negera mereka.
Hal ini patut diwaspadai pemerintah mengingat beberapa hari lalu, hastag #ProyekJebakChina menjadi tranding topik nomor satu di jagad maya Indonesia. “Kemarin hastag #ProyekJebakanChina bertengger nomor satu di Twitter, ini alarm yang ditujukan publik kepada pemerintah agar hati-hati dengan proyek yang ditawarkan China. Urusan proyek jangan sampai melemahkan sikap, posisi apalagi kedaulatan bangsa ini di mata dunia,” tegasnya.
“Secepatnya kerahkan kapal-kapal perang kita ke Natuna, usir mereka dari wilayah kedaulatan Indonesia. Siagakan kapal perang di sekitar lokasi objek vital negara seperti di areal pertambangan Kementerian ESDM,” pungkasnya.
Membekukan sementara kerja sama seperti menyetop masuknya tenaga kerja asing (TKA) asal China atau menghentikan proyek strategis negeri tirai bambu di Indonesia, adalah contoh tekanan dan sanksi yang dapat dilakukan pemerintah untuk menunjukkan keseriusan serta ketegasan Indonesia terhadap negara manapun yang tidak menghargai kedaulatan NKRI.
Di sisi lain, CENTRIS meminta pemerintah tidak terjebak dengan proyek-proyek strategis China yang tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan sebagai alat tekanan oleh otoritas China terkait langkah atauu kebijakan luar negeri yang sedang dilakukan oleh negera mereka.
Hal ini patut diwaspadai pemerintah mengingat beberapa hari lalu, hastag #ProyekJebakChina menjadi tranding topik nomor satu di jagad maya Indonesia. “Kemarin hastag #ProyekJebakanChina bertengger nomor satu di Twitter, ini alarm yang ditujukan publik kepada pemerintah agar hati-hati dengan proyek yang ditawarkan China. Urusan proyek jangan sampai melemahkan sikap, posisi apalagi kedaulatan bangsa ini di mata dunia,” tegasnya.
“Secepatnya kerahkan kapal-kapal perang kita ke Natuna, usir mereka dari wilayah kedaulatan Indonesia. Siagakan kapal perang di sekitar lokasi objek vital negara seperti di areal pertambangan Kementerian ESDM,” pungkasnya.
Lihat Juga :