Presiden Jokowi: Jika Stok Vaksin Habis tapi Menkes Nggak Kirim-Kirim, Telepon Saya

Senin, 13 September 2021 - 14:27 WIB
loading...
Presiden Jokowi: Jika...
Presiden Joko Widodo memberi salam kepada warga saat meninjau vaksinasi COVID-19 di Ngledok, Segaran, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Senin (13/9/2021). FOTO/ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
A A A
JAKARTA - Presiden Jokowi hari ini meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada kesempatan itu, Jokowi menyapa peserta vaksinasi pelajar dari sejumlah lokasi lainnya di seluruh Indonesia melalui konferensi video.

Saat menyapa peserta vaksinasi pelajar di Kabupaten Dharmasraya, Presiden Jokowi juga berbincang dengan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Jokowi menanyakan soal stok vaksin di Dharmasraya.

"Vaksinnya ada Pak Bupati?" tanya Jokowi, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Stok Vaksin 14,9 Juta Dosis, Bio Farma Tunggu Permintaan Kemenkes

"Siap lengkap vaksin kita, stoknya ada Pak Presiden. Dan alhamdulillah kita sudah mencapai 35%. Vaksinasi tersalur dengan baik," jawab Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

Jokowi mengingatkan agar stok vaksin di daerah segera dihabiskan. Jika kurang agar minta kepada Menteri Kesehatan untuk segera dikirim lagi vaksin Covid-19.

"Pak Bupati kalau ada stok vaksin segera habiskan, segera suntikkan. Habis minta lagi ke Menkes. Kalau menkes engga kirim-kirim telepon ke saya," tuturnya.

Baca juga: Stok Vaksin Menipis, Capaian Vaksinasi Anak di Karawang Masih Rendah

Dia juga mengingatkan jika vaksinasi dituntaskan, maka pembelajaran tatap muka bisa segera dilakukan. "Kalau sudah divaksin segerakan pembelajaran tatap muka. Terutama yang SMA, SMK, SMP," ujarnya. "Siap bapak presiden. Siap," kata Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
120.472 Ribu Pasien...
120.472 Ribu Pasien Penyakit Kronis Dihapus PBI JK, Menkes Minta Langsung Direaktivasi
Pimpinan DPR Panggil...
Pimpinan DPR Panggil Mensos hingga Menkeu Bahas Penonaktifan PBI-JK
MGBKI dan 3 Organisasi...
MGBKI dan 3 Organisasi Kedokteran Desak Lembaga Bentukan Menkes Ditata Ulang
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Menkes Rombak Jam Kerja...
Menkes Rombak Jam Kerja Dokter Internship usai 4 Dokter Meninggal, Maksimal 40 Jam per Minggu
Tips Sahur dari Budi...
Tips Sahur dari Budi Gunadi Sadikin: Minum Susu Putih agar Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Rekomendasi
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Iran akan Perang Habis-habisan...
Iran akan Perang Habis-habisan jika Pangkalan Nuklirnya Diserang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved