Kuasa Hukum MS Benarkan Kliennya Bertemu dengan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

Jum'at, 10 September 2021 - 12:00 WIB
loading...
Kuasa Hukum MS Benarkan...
Kuasa Hukum MS, Rony E Hutahaean saat memberikan keterangan kepada media. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum MS yakni korban perundungan dan pelecehan seksual oleh pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Rony Hutahaean membenarkan adanya pertemuan antara terduga pelaku dan kliennya untuk membahas opsi damai. Namun, kata Rony, opsi itu tidak diindahkan oleh kliennya.

“Apa yang ditawarkan di sana adalah adanya perdamaian, akan tetapi setelah dipelajari dan didengarkan oleh klien kami ada beberapa persyaratan, termasuk untuk mencabut dengan meminta maaf dan mengakui seakan-akan bahwa itu tidak benar sehingga klien kami merasa tidak bersedia,” ujar Rony Hutahaean ketika dikonfirmasi, Jumat (10/09/2021)

Menurut Rony, kliennya (MS) enggan untuk melanjutkan opsi damai tersebut lantaran menganggap dirinya korban tetapi harus minta maaf. Dia juga mengatakan MS tidak diberikan kesempatan untuk berbicara. “(MS) menyatakan ‘kok saya yang minta maaf orang saya menjadi korban’, sehingga upaya melanjutkan perdamaian itu sampai sekarang tidak dan dia menyatakan bahwa dia tidak diberikan kesempatan untuk berbicara atau menyampaikan awalnya,” tuturnya. Baca juga: Terduga Pelaku Pelecehan Pegawai KPI Lapor Balik, DPR: Sungguh Tak Punya Malu

Namun sejauh ini, Rony belum bisa memastikan apakah kondisi korban MS dalam keadaan tertekan untuk membahas perdamaian tersebut. Yang dipastikannya yakni permintaan perdamaian tersebut dilakukan terduga pelaku di KPI. “Saya sampai saat ini belum ketemu dengan klien kami untuk menginformasikan Apakah itu ada paksaan atau tidak, yang pasti bahwa dia terakhir kali menyampaikan kepada saya bahwa beliau memang ada membahas perdamaian atas permintaan terduga pelaku di kantor KPI,” lanjut Rony. Baca juga: Sudah Tak Tahan, Alasan MS Bongkar Pelecehan Seksual dan Perundungan di KPI

Sebelumnya, Kuasa hukum salah satu terduga pelaku perundungan dan pelecehan seksual atas nama RM, Anton Febrianto menyebut pihak keluarga terduga korban (MS) sempat menemui kliennya. Dalam pertemuan tersebut kata Anton, pihak keluarga memohon untuk tidak memperpanjang masalah. “Kemarin ini kan ada orang dekat keluarga MS, pada intinya dia ketemu klien saya, nangis-nangis untuk tidak memperpanjang masalah inilah,” ujar Anton Febrianto ketika dihubungi, Kamis (09/09/2021)

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut terdapat obrolan mengenai opsi perdamaian. Lebih lanjut, opsi perdamaian tersebut sempat membahas tentang poin-poin yang harus diselesaikan terkhusus pada nama baik kedua belah pihak.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Kasasi Ditolak MA, Razman...
Kasasi Ditolak MA, Razman Nasution Terancam 1,5 Tahun Penjara
Roy Suryo Dilaporkan...
Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
Rekomendasi
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved