Ketum Partai Ummat Sebut Perkembangan Politik Indonesia Sungguh Berbahaya

Selasa, 07 September 2021 - 08:18 WIB
loading...
Ketum Partai Ummat Sebut...
Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menilai perkembangan politik Indonesia akhir-akhir ini sungguh berbahaya karena ada kekuatan-kekuatan antidemokrasi yang mencoba memaksakan tujuan politiknya dengan mengemendemen UUD 1945 . Tujuan dari kelompok ini yaitu agar Presiden Jokowi bisa dipilih kembali untuk periode ketiga dan seolah-olah langkah ini terlihat konstitusional.

"Pemerintah tanpa oposisi otomatis menjadi otoritarianisme," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/9/2021) malam.

Menurut Ridho, bila melihat komposisi anggota MPR sekarang ini yang berjumlah 711 orang (575 anggota DPR-RI dan 136 anggota DPD) dan oposisi hanya memiliki 104 kursi (Demokrat 54 kursi, PKS 50 kursi), perubahan UUD 1945 tentang masa jabatan presiden itu sudah di depan mata. Karena itu dia mengingatkan agar upaya tersebut tidak dilakukan supaya tidak merusak demokrasi Indonesia.

Baca juga: Fokus 2024, Partai Ummat Bakal Rawat Loyalis Amien Rais dan Gaet Milenial

Menantu Amien Rais ini mengingatkan berbagai pihak janganlah Pasal 7 UUD 1945 yang menegaskan "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan" diobrak-abrik demi memenuhi manusia-manusia yang lapar dan dahaga akan kekuasaan. "Pasti akan berujung pada kehancuran demokrasi Indonesia untuk selama-lamanya," tegasnya.

Ketua Umum partai berlogo Perisai Tauhid itu menambahkan, selama ini kekuatan oligarki dan mafia multidimensi sudah berhasil menggerus ekonomi Indonesia menuju kemandekan. Janganlah sampai bangsa ini membiarkan mereka juga menggerus kekuatan politik bangsa kembali ke titik mundur.

Ridho mengingatkan para anggota DPR-DPD-MPR, seluruh pejabat, terutama pejabat tinggi, agar selalu memegang teguh sumpah atau janji jabatan mereka. "Anda semua disaksikan oleh manusia, malaikat, dan Tuhan tatkala Anda mengucapkan sumpah atau janji jabatan Anda."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Safari Politik, Ketua...
Safari Politik, Ketua DPP Partai Ummat Heikal Safar Temui Sufmi Dasco
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Soroti Perkembangan...
Soroti Perkembangan Bangsa, Aktivis 98 Jabar Gelar Silaturahmi
Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud...
Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud Tanggapi Seruan Kampus: Ini Alarm Peringatan Politik Indonesia
Disebut Terjadi di Lingkaran...
Disebut Terjadi di Lingkaran Presiden Jokowi, Apa Itu Toxic Relationship? Kenali Tanda-Tandanya!
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved