Polisi Klaim Belum Terima Laporan Ancaman Diskusi Pemberhentian Presiden
Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya diberitakan, pelaksana kegiatan diskusi mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) FH UGM mendapatkan teror akan dibunuh oleh orang tak dikenal. Hal itu dipertegas dengan pernyataan Dekan Fakultas Hukum UGM Prof Sigit Riyanto yang menjelaskan adanya ancaman pembunuhan terhadap semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut.
Sigit mengatakan, ancaman itu muncul pada Kamis (28/5/2020), satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan diskusi tersebut.
"Tanggal 28 Mei 2020 malam, teror dan ancaman mulai berdatangan kepada nama-nama yang tercantum di dalam poster kegiatan, pembicara, moderator, serta narahubung. Berbagai terror dan ancaman dialami oleh pembicara, moderator, narahubung, serta kemudian kepada ketua komunitas CLS," terang Sigit Riyanto dalam keterangan persnya, Sabtu (30/5/2020).
Sigit mengatakan, ancaman itu muncul pada Kamis (28/5/2020), satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan diskusi tersebut.
"Tanggal 28 Mei 2020 malam, teror dan ancaman mulai berdatangan kepada nama-nama yang tercantum di dalam poster kegiatan, pembicara, moderator, serta narahubung. Berbagai terror dan ancaman dialami oleh pembicara, moderator, narahubung, serta kemudian kepada ketua komunitas CLS," terang Sigit Riyanto dalam keterangan persnya, Sabtu (30/5/2020).
(maf)
Lihat Juga :