Kasus Aktif Covid-19 Turun Drastis tapi Angka Kematian Masih Tinggi

loading...
Kasus Aktif Covid-19 Turun Drastis tapi Angka Kematian Masih Tinggi
Petugas dengan memakai APD lengkap memakamkan orang yang meninggal akibat COVID-19. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah kasus aktif COVID-19 pada Agustus 2021 turun drastis jika dibandingkan Juli lalu.

"Kasus aktif di akhir bulan Agustus berjumlah 196.281 atau 4,8%. Sedangkan pada bulan Juli kasus aktif kita mencapai lebih dari 500.000 atau 16%," kata Wiku, Kamis (2/9/2021).

Ia mengungkap angka kesembuhan juga mengalami peningkatan. Pada Agustus 2021 angkanya sebanyak 942.281. Sedangkan pada Juli 2021 sebesar 896.501.

Baca juga: Update Covid-19: 4.109.093 Orang Positif, 3.798.099 Sembuh, dan 134.356 Meninggal

"Selain itu bulan Agustus juga mencatatkan penurunan yang signifikan pada rata-rata positivity rate bulanan yaitu 18,38% dari sebelumnya di bulan Juli mencapai 27,4%," katanya.



"Positivity rate dan kasus positif yang turun ini juga berdampak positif pada BOR, di mana BOR di bulan Agustus turun drastis menjadi 40,05%. Padahal di bulan Juli sempat mencapai 72,77%," ungkap Wiku.

Namun demikian di luar semua indikator perbaikan itu, ternyata kematian di Agustus 2021 bahkan masih lebih tinggi dibanding Juli 2021. "Kematian di bulan Juli sebesar 34.394 sedangkan di bulan Agustus meningkat menjadi 37.330," kata Wiku.

Baca juga: Hari Ini, 21.208 Pasien Sembuh dari COVID-19

Sebagai informasi, Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, PPKM akan tetap menjadi instrumen penanganan selama Covid-19 masih ada di Indonesia.

"Saya ingin menjelaskan bahwa selama Covid-19 ini masih menjadi pandemi, PPKM ini akan tetap digunakan sebagai instrumen untuk mengendalikan mobilitas dan aktivitas masyarakat," katanya, Senin (16/8/2021).
(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top