Densus 88 Antiteror Waspadai Kepulangan Eks Kombatan Afganistan
Senin, 30 Agustus 2021 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Mantan narapidana kasus terorisme, Mukhtar Khairi, mengungkapkan bahwa walaupun tidak ada hubungan antara kelompok Taliban dengan kelompok teroris, seperti Jemaah Islamiyah (JI), namun perjuangan Taliban bisa menjadi inspirasi baru bagi kelompok radikal di Tanah Air.
Mukhtar menilai salah satu kelompok teroris yang masih aktif di Indonesia saat ini adalah JI, yang belakangan ini anggota-anggotanya banyak ditangkap Densus 88 Antiteror Polri. "Mungkin juga kemenangan Taliban bisa menginspirasi jemaah-jemaah yang ada di Indonesia karena melihat latar belakang yang sama. Taliban contoh riil pasukan bersenjata yang sudah menang. Apa salahnya copy paste perjuangan Taliban di sana?" ujar Mukhtar.
Dia mengaku, berdasarkan interaksinya dengan petinggi-petinggi JI di penjara, kebanyakan dari mereka aktif menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab yang berafiliasi dengan jaringan Al-Qaeda. Adapun orang-orang JI ke Taliban lebih karena pengaruh sosok pimpinan Al-Qaeda, Osama bin Laden.
JI merupakan salah satu kelompok teroris yang sangat teroganisasi untuk memperjuangkan negara Islam. Dia menambahkan, biasanya program itu dimulai dari dakwah untuk menyampaikan gagasan-gagasan terkait konsep negara Islam untuk diterapkan di Indonesia. Rico Afrido Simanjuntak
Mukhtar menilai salah satu kelompok teroris yang masih aktif di Indonesia saat ini adalah JI, yang belakangan ini anggota-anggotanya banyak ditangkap Densus 88 Antiteror Polri. "Mungkin juga kemenangan Taliban bisa menginspirasi jemaah-jemaah yang ada di Indonesia karena melihat latar belakang yang sama. Taliban contoh riil pasukan bersenjata yang sudah menang. Apa salahnya copy paste perjuangan Taliban di sana?" ujar Mukhtar.
Dia mengaku, berdasarkan interaksinya dengan petinggi-petinggi JI di penjara, kebanyakan dari mereka aktif menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab yang berafiliasi dengan jaringan Al-Qaeda. Adapun orang-orang JI ke Taliban lebih karena pengaruh sosok pimpinan Al-Qaeda, Osama bin Laden.
JI merupakan salah satu kelompok teroris yang sangat teroganisasi untuk memperjuangkan negara Islam. Dia menambahkan, biasanya program itu dimulai dari dakwah untuk menyampaikan gagasan-gagasan terkait konsep negara Islam untuk diterapkan di Indonesia. Rico Afrido Simanjuntak
(cip)
Lihat Juga :