HUT RI, Lomba 17 Agustusan, dan Upaya Tingkatkan Pemahaman Sejarah

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 14:18 WIB
loading...
HUT RI, Lomba 17 Agustusan,...
Ekspresi kemenangan saat selesai mengikuti lomba makan kerupuk online siswa sekolah dasar dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 RI. Foto/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Peringatan HUT RI kerap diisi dengan aneka perayaan. Salah satu bentuk perayaan adalah melalui berbagai lomba perorangan atau kelompok.

Pendiri KHI (Komunitas Historia Indonesia) yang juga seorang sejarawan, Asep Kambali menekankan bahwa perayaan atau peringatan dari momen apa pun harus dilakukan untuk menjaga ingatan. Dalam konteks HUT RI , menurutnya, hal itu penting untuk menjaga memori kolektif bangsa.

"Peringatan kemerdekaan ditunjukkan untuk menjaga memori kolektif bangsa. Maka dari itu, perayaan kemerdekaan adalah hal yang wajib,” ujarnya.

Menyikapi deretan lomba khas 17-an seperti lomba makan kerupuk, balap karung, panjat pinang, dan sepeda hias. Asep punya pendapat sendiri. Menurutnya, perayaan kemerdekaan akan lebih baik jika diisi dengan kegiatan yang bisa meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sejarah.

Baca juga: Lomba Tarik Tambang Jadi Favorit, Arief Poyuono: Perlu Kompak Menghimpun Kekuatan jika Mau Menang

Asep memberikan pilihan seperti lomba berpenampilan mirip pahlawan,lomba membaca teks proklamasi, lomba menebak wajah pahlawan, serta menggelar festival kebudayaan. Menurutnya, cara-cara semacam itu lebih masuk akal dilakukan dan mempunyai dampak luar biasa bagi pemahaman sejarah masyarakat, terutama anak-anak muda yang sangat suka berpartisipasi dalam kegiatan lomba.

"Di tengah pandemi ini, pemerintah juga menggelar lomba vlog untuk merayakan HUT ke-76 RI. Nah, itu menurut saya sangat baik dan positif. Saya pun sangat setuju," ujar pria 41 tahun itu.

Baca juga: Gemala Hatta Jelaskan Tanda Tangan Bung Hatta yang Benar

Perayaan HUT RI yang tetap berjalan meski secara virtual juga diapresiasi Asep. Namun, ia memberikan satu penekanan khusus, bahwa poin dari Upacara Kemerdekaan RI adalah adanya pesan penting yang disampaikan oleh si pemimpin negara kepada rakyatnya. Hal demikian berlaku untuk upacara apa pun bentuknya baik secara langsung maupun virtual.

"Upacara virtual jika hanya upacara saja tanpa ada pesan atau narasi motivasi tentang sejarah kita dahulu, ya saya rasa akan sama saja dan tidak mempunyai nilai," tutup dia.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Multiverse, Global IR,...
Multiverse, Global IR, dan Tianxia: Membaca Ulang Dunia di Tengah Kesombongan dan Pengulangan Sejarah
10 Jilid Buku Penulisan...
10 Jilid Buku Penulisan Ulang Sejarah yang Diluncurkan Fadli Zon, Ada tentang Orde Baru
Fadli Zon Bakal Susun...
Fadli Zon Bakal Susun Buku Sejarah Pahlawan Nasional, Ada Soeharto-Gus Dur
Saatnya Berdamai dengan...
Saatnya Berdamai dengan Sejarah melalui Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Rahasia di Balik Simbol...
Rahasia di Balik Simbol @ Berasal dari Tahun 1536
Rekomendasi
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved