Denny JA Raih Lifetime Achievement Award sebagai Penulis

Minggu, 15 Agustus 2021 - 19:57 WIB
loading...
Denny JA Raih Lifetime...
Perkumpulan Penulis Satupena memberikan penghargaan Lifetime Achievement Award kepada Denny JA karena dinilai membawa tradisi baru dalam dunia profesi khususnya penulis. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peringatan Hari Kemerdekaan RI 2021 menjadi tahun istimewa bagi Denny JA . Menjelang perayaan, Denny mendapat hadiah tertinggi dalam dunia profesi yakni, Lifetime Achievement Award.

Anggota Asosiasi Satupena dan mantan Sekjen Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Satrio Arismunandar mengatakan, hadiah tersebut merupakan apresiasi atas dedikasi seseorang yang panjang pada satu profesi. Lazimnya, Lifetime Achievement Award itu diberikan kepada mereka yang minimal sudah 40 tahun berkarya di bidangnya. Lebih istimewa lagi hadiah ini diberikan oleh sesama rekan profesi, peer to peer, sebuah asosiasi. Untuk penulis, lembaga pemberinya adalah Indonesian Writers Guild Satupena.

Bersama Denny JA, juga diberi penghargaan sebelas penulis lain, yang berdedikasi di bidangnya masing masing. Antara lain Azyumardi Azra, Didin S Damanhuri. Chappy Hakim, Jayasuprana, Akmal Nasery Basral, Nasir Tamara, Fakhrunas Jabbar, Nina Akbar Tanjung, Wina Armada, Ilham Bintang, dan penulis muda Artie Akhmad. Seluruh penulis ini masing mendapatkan sertifikat dan uang sebesar Rp8 juta. Sedangkan, Denny JA mendapatkan hadiah uang sebesar Rp12 juta karena berhasil meraih Lifetime Achievement Award sebagai hadiah utama. Baca juga: Berkarya melalui Menulis, Satupena Berikan Penghargaan untuk 12 Penulis Nasional

Satrio menjelaskan, ada berbagai pertimbangan mengapa Denny JA mendapatkan penghargaan ini. Di antaranya, Denny membawa banyak tradisi baru dalam waktu yang panjang. Satrio sendiri rekan yang acap berpolemik dengan Denny JA di koran, sejak era mahasiswa, sejak 35 tahun lalu.

Denny juga sudah 40 tahun menulis, menerbitkan 102 buku dengan isu yang sangat luas, mulai dari Demokrasi, Marketing Politik, Agama, Review Film, Catatan Perjalanan, Ekonomi- Politik hingga sastra. Denny dinilai tak hanya fasih menulis esai, puisi, meme, berorasi di Youtube, tapi menulis pula di Jurnal Akademik international yang masuk kategori scopus. Banyak penulis sangat canggih menulis tapi buruk jika berorasi. Denny ini jika berorasi, berpidato sama memikatnya dengan tulisannya.

Denny acap membawa tradisi baru. Ketika dia mahasiswa, tulisannya di Kompas ikut membuat menjamurnya kelompok studi mahasiswa. Ini tradisi baru untuk tahun 80-an. Di 2000-an, publikasi survei hasil risetnya juga membawa tradisi baru datangnya era ilmu politik kuantitatif dan profesi baru konsultan politik. Baca juga: Peneliti LSI: Penulis Itu DNA-nya Berkarya, Bukan Berkuasa

Pada 2012 ke atas, di dunia sastra dia juga membawa gerakan puisi esai, genre baru yang dia ciptakan, dan kini meluas ke Asia Tenggara. Untuk marketing politik, Romli menyatakan Buku Denny JA (Membangun Legacy, 2020) membawa pendekatan baru yang disebut “Denny JA’s Law of Political Marketing”

Untuk hubungan politik dan agama, Buku Denny JA berjudul Beragama di Era Google, 2021 dianggap Budhy Munawar Rahman membawa paham yang lebih canggih dibandingkan yang dikembangkan Nurcholish Madjid. Denny JA mempekenalkan studi baru soal Happiness ke Indonesia.

Bukunya Kebahagiaan itu Mudah dan Ilmiah (2018) refleksi 30 tahun studi positive psychology dan Neuro Science, juga menghasilkan formula baru happiness: 3 P + 2 S (Personal relationship, Positivity, Passion, Small Winning, Spiritual Blue Diamond). Denny JA di samping sangat bangga dengan profesinya sebagai penulis, juga menambah warna dunia penulisan dengan memperkenalkan melalui dirinya sendiri, menjadi philanthropy dan Intelectual Entrepreneur.

Sementara itu, Denny JA mengapresiasi dan menghormati penghargaan yang diterimanya. “Saya menghormati penghargaan ini dengan berkarya lebih bagus lagi, dan merenung lebih dalam lagi,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
Kemenko Kumham Imipas...
Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Istimewa Digital Innovation in Public Services di DIA 2026
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Buka Digital Innovation Awards 2026: Mari Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Vinski Tower & Celltech...
Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre Masuk Top 10 One Stop Stem Cell Center Dunia
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Rekomendasi
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Berita Terkini
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved