Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Istimewa Digital Innovation in Public Services di DIA 2026

Jum'at, 22 Mei 2026 - 23:30 WIB
loading...
Kemenko Kumham Imipas...
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mendapatkan penghargaan istimewa dalam Digital Innovation Awards (DIA) 2026 di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) mendapatkan penghargaan istimewa dalam penghargaan Digital Innovation Awards (DIA) 2026 yang diselenggarakan di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Penghargaan yang diberikan Kemenko Kumham Imipas dalam ajang awards kali ini yakni Digital Innovation in Public Services.

Melalui PPID Kementerian Koordinator yang baru dibentuk itu, ekosistem layanan informasi publik menjadi mudah diakses kapan saja. Inovasi digital itu membuat masyarakat bisa mendapatkan informasi tanpa menunggu jadwal tertentu. Bahkan, layanan itu juga menghadirkan respons cepat kebutuhan pengguna.

Baca juga: Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri

"Sekarang kami melakukan sebisa-bisanya yang dapat kami kerjakan dan ternyata bahwa informasi yang kami berikan melalui berbagai media digital itu sudah dapat menjangkau lapisan masyarakat yang luas, begitu juga pelayanan-pelayanan lain," ujar Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Jumat (22/5/2026).

Inovasi digital ini juga akan diturunkan kepada tiga kementerian di bawah Kemenko Kumham Imipas. Tujuannya agar pemerintah bisa memberikan pelayanan yang luar biasa cepat berbasis digital

"Supaya bisa memberikan pelayanan-pelayanan yang luar biasa cepatnya berbasiskan digital dan saya kira itu sangat penting bagi kemajuan bangsa dan negara kita," katanya.

Meski menjamin inovasi digital untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Yusril menegaskan bahwa kemajuan ini harus ditopang dengan kecerdasan natural masyarakat. Hal ini agar kecerdasan masyarakat bisa menutupi apa yang tidak bisa dikerjakan kecerdasan buatan.

"Hanya satu kuncinya, kita harus makin cerdas, makin tajam pemikiran kita, dan makin luas juga apa namanya wawasan pemikiran kita untuk memahami berbagai hal yang mungkin tidak seluruhnya dapat dilakukan Artificial Intelligence/AI," ujar Yusril.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Rekomendasi
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Berita Terkini
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved