Penjelasan Kemenkes tentang Data Kasus Corona Disebut Turun

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 18:40 WIB
loading...
Penjelasan Kemenkes...
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memahami adanya keterlambatan pelaporan kasus konfirmasi, sembuh maupun meninggal akibat virus Corona (Covid-19), dalam dua bulan terakhir. Terkini, masih lebih dari 50 ribu kasus Corona belum diperbarui status akhirnya.

Baca juga: Anies Sebut Kasus Corona di Jakarta Melandai

"Kementerian Kesehatan mendukung pemerintah daerah untuk menyelesaikan updating kasus ini dalam waktu sesingkat-singkatnya, agar sesegera mungkin kita dapat menyajikan data yang lebih akurat dan tepat waktu," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Dampak Corona, Legislator Diharap Manfaatkan Reses dengan Bantu Masyarakat

Dia menegaskan, angka kematian tidaklah dihilangkan dari laporan harian yang disampaikan kepada publik setiap harinya. Menurutnys, komponen angka kematian tengah dilakukan perbaikan untuk dapat menentukan level PPKM lebih tepat.

Baca juga: Update Corona: Bertambah 28.598, Sehingga Total 3.833.541 Kasus

Nadia pun memastikan, pihaknya tetap berkomitmen tinggi terhadap transparansi data dan melakukan perbaikan terus menerus terhadap kualitas data nasional.

Nadia menjelaskan, secara nasional terjadi penurunan kasus konfirmasi sebanyak 18 persen ketimbang dengan pekan lalu, namun terdapat varian di setiap provinsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
Hadirkan Direktur Kemenkes...
Hadirkan Direktur Kemenkes RI, FK Unair Cetak Multi-Star Doctor Komunikatif
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Doa Memasuki Awal Bulan...
Doa Memasuki Awal Bulan Safar, Yuk Amalkan!
Microdrama China Time...
Microdrama China Time Traveling Terbaru di V+Short, Prince's Rules Broken?! Wajib Masuk Watchlist
Berita Terkini
Penyidik Polri Bungkam...
Penyidik Polri Bungkam Usai Serahkan Berkas Penyidikan Febrie ke Kejagung
Febrie Adriansyah Hanya...
Febrie Adriansyah Hanya Dicekal 20 Hari, Menteri Imipas: Masih Sementara
6 Kandidat Calon Ketua...
6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 20262029 Resmi Ditetapkan
KAEF Siapkan Ekosistem...
KAEF Siapkan Ekosistem Terintegrasi, Perkuat Misi Indonesia Bebas TB pada 2030
Mendagri Ingatkan Kepala...
Mendagri Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Infografis
Begini Kata Ahli Tentang...
Begini Kata Ahli Tentang Kasus Keracunan Ciki Ngebul
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved