Mensos Siapkan Skema Penanganan 4 Juta Anak Yatim Indonesia

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 07:19 WIB
loading...
Mensos Siapkan Skema...
Kemensos mencatat kurang lebih 4 juta anak Indonesia berstatus yatim. Jumlah tersebut belum termasuk tambahan dari korban pandemi Covid-19. Foto/Mensos
A A A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat data sementara kurang lebih 4 juta anak Indonesia berstatus yatim. Jumlah tersebut belum termasuk tambahan dari korban pandemi Covid-19.

Untuk menangani anak-anak yatim yang ditinggal orang tuanya akibat covid-19, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini membuat konsep yang melibatkan berbagai pihak terkait. Karena pembuatan konsep sendiri tidaklah mudah dalam implementasinya dan harus ada landasan hukum serta anggaran dalam praktik di lapangan. Baca juga: KPK Minta Kemensos Update Data Penerima Bansos Tiap Bulan

“Soal anak yatim itu sudah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Di Kemensos penanganan anak itu berada di bawah Ditjen Rehabilitasi Sosial,” jelas Mensos demikian dikutip pada laman resmi Kemensos, Sabtu,(14/08/2021). Baca juga: Pandemi Covid-19 Meningkatkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Ia menambahkan jumlah riil anak yatim itu telah diminta dari pemerintah daerah (pemda). Termasuk juga dari balai-balai, yayasan, pondok pesantren dan lain sebagainya. Sedangkan, untuk jenis program, model, serta anggaran belum dapat disampaikan saat ini karena harus dipelajari dan ada persetujuan anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Intinya semua masih dalam proses, karena tidak bisa disamakan penanganannya, misalnya bagi anak yatim tapi masih bayi, anak berusia SD, SMP maupun SMA. Tentu mekanisme dan besaran bantuan akan disampaikan nanti setelah ada keputusan dari pemerintah,” ujar Mensos.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
KPK, Itjen Kemenkeu,...
KPK, Itjen Kemenkeu, dan Ditjen Bea Cukai Petakan Pos Rawan Korupsi
Buka Puasa Bersama Anak...
Buka Puasa Bersama Anak Yatim, NasDem Teguhkan Spirit Kebangsaan dan Solidaritas
17 Orang Ditangkap Dalam...
17 Orang Ditangkap Dalam OTT KPK di Ditjen Bea Cukai
KPK Didesak Usut Dugaan...
KPK Didesak Usut Dugaan Jaringan Korupsi di Lingkungan Kemenkeu
Bangun SPPG di Wilayah...
Bangun SPPG di Wilayah Terpencil, BGN Ajukan Tambahan Anggaran Rp28,6 Triliun
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Warga Semringah Dapat...
Warga Semringah Dapat Bantuan Santunan dari MNC Peduli bersama KEK MNC Lido City
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved