Bahaisme

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 12:38 WIB
loading...
Bahaisme
Faisal Ismail (Ist)
A A A
Faisal Ismail
Guru Besar Pascasarjana FIAI Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

BAHAISME tidak dapat dipisahkan dari sejarah Babisme di Iran. Babisme adalah paham yang dicetuskan oleh Sayyid Ali Muhammad yang lahir di Syiraz, Iran, pada 20 Oktober 1819. Pada usia 24 tahun, Ali Muhammad mendeklarasikan dirinya sebagai Bab (Pintu), yang setiap orang harus melaluinya untuk mencapai hikmah dan nilai-nilai kebenaran tentang Imam Keduabelas (Imam Mahdi). Ali Muhammad tidak saja mengklaim dirinya sebagai Bab, bahkan pada 1848 dia mengklaim dirinya sebagai Imam Mahdi yang telah kembali dan membawa wahyu baru yang menggantikan ajaran Islam yang terkandung dalam Alqur’an dan Sunnah Nabi.

Klaim Bab bahwa dirinya adalah Iman Mahdi tidak bisa diterima oleh pemerintah dan mayoritas rakyat Iran yang menganut doktrin Syi'ah Itsna Asyariyah (Syi’ah Duabelas Imam) sebagai paham resmi keagamaan. Pemerintah dan mayoritas rakyat Iran meyakini bahwa Muhammad Al-Mahdi (Imam yang Keduabelas) adalah Imam Mahdi sejati. Muhammad Al-Mahdi sejak 329 H/941 M diyakini memasuki okultasi besar dan akan kembali ke dunia pada akhir zaman sebagai Imam Mahdi dengan tugas menegakkan keadilan dan ketertiban. Begitu juga klaim Bab bahwa siklus kenabian masih berlanjut dengan misinya dan penetapan kiblat baru ke arah kediamannya tidak dapat diterima pula oleh pemerintah dan mayoritas rakyat Iran yang meyakini –sebagaimana keyakinan kaum Muslim Sunni– kenabian telah berakhir dengan diutusnya Nabi Muhammad dan penetapan Ka'bah sebagai kiblat umat Islam. Merasa sangat cemas dengan pengaruh Bab yang semakin luas, pemerintah Iran mengambil tindakan keras dengan mengeksekusi mati Bab pada 10 Juli 1850.

Dari 1848-1853, kaum Babis memberontak terhadap pemerintah Iran di kota Mazandaran (Oktober 1848-Mei 1849), di Nayriz (Mei-Juni 1850 dan Oktober-Desember 1853), di Zanjan (Mei 1850-Januari 1851) dan di Teheran (1850). Semua pemberontakan ini ditumpas oleh pasukan pemerintah Iran dengan menggunakan kekerasan senjata, akibatnya banyak kaum Babis yang tewas. Pasca-eksekusi mati Bab dan pascapemberontakan, kaum Babis terlibat konflik internal, akibatnya mereka terpecah menjadi dua golongan, yaitu kaum Bahais dan kaum Azalis. Kaum Azalis dipimpin oleh Subhi Azal (saudara tiri Bahaullah) dan kelompok Bahais yang dipimpin oleh Bahaullah.

Dari Babisme ke Bahaisme
Nama asli Bahaullah adalah Mirza Husain Ali, dilahirkan pada 12 Nopember 1817 di Teheran. Ketika Bab mendeklarasikan misinya pada 1844, Mirza Husain Ali sangat mendukung misi Bab. Tidak seperti kebanyakan pemberontak kaum Babis lainnya yang dijatuhi hukuman mati, Mirza Husain Ali dibebaskan oleh pemerintah Iran dengan syarat harus meninggalkan Iran. Pada 1853, Mirza Husain Ali meninggalkan Iran dan hidup dalam pengasingan di Baghdad bersama keluarganya. Syah Iran mendesak penguasa Turki untuk memerintahkan Mirza Husain Ali agar pindah lebih jauh dari perbatasan Iran. Dia pun pindah ke Konstantinopel lalu ke Edirne pada 1863.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Kemenag Akan Pantau...
Kemenag Akan Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 di 88 Titik, Ini Lokasinya
Perkuat Layanan, Kemenag...
Perkuat Layanan, Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA melalui SBSN
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Rekomendasi
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved