44 Orang dari 436 Pegawai KPK yang Terpapar Corona, Masih Positif

Senin, 02 Agustus 2021 - 07:36 WIB
loading...
44 Orang dari 436 Pegawai...
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, total ada 436 pegawai lembaga antirasuah yang terpapar Covid-19 sejak munculnya virus Corona di Indonesia. Saat ini, tersisa 44 pegawai KPK yang dinyatakan belum sembuh atau masih menjalani perawatan karena terpapar Covid-19.

Baca juga: Update Corona 1 Agustus 2021: 30.738 Positif, 39.446 Sembuh, 1.604 Meninggal

"Kami mencatat sejak awal 2020 sampai dengan tanggal 31 Juli 2021, jumlah pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 436 orang. Khusus pada Kedeputian Penindakan berjumlah 141 orang," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Begini Ceritanya 2 Harimau Sumatera di Ragunan Bisa Terinfeksi Corona

Berdasarkan catatan yang dikantongi KPK, kata Ali, sebanyak 267 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 pada 2020. Sedangkan pada tahun 2021, ada 169 pegawai yang terpapar virus Corona. Dari total keseluruhan tersebut, 10 di antaranya meninggal dunia.

Baca juga: Sandiaga Sebut PPKM Level 4 Upaya Bersama Turunkan Kasus Corona

"KPK juga mengalami duka yang mendalam, karena selama kurun waktu 2020- 2021, sebanyak 10 orang pegawai KPK meninggal dunia dan terakhir adalah Penyidik KPK Almarhum Kompol Ardian Rahayudi," terangnya.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus corona di lingkungan KPK. Salah satunya, dengan menerapkan sistem Bekerja Dari Rumah (BDR) atau Work From Home (WFH). Saat ini, tersisa 44 pegawai yang belum sembuh, empat diantaranya, sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Beberapa pegawai telah sembuh dan saat ini data hingga akhir Juli 2021, masih terdapat 44 orang di lingkungan KPK yang masih terpapar Covid-19. 4 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit," beber Ali.

"Mari kita terus berdoa dan berupaya, semoga teman-teman yang sedang sakit segera sehat, pandemi segera berlalu, dan negeri ini kembali pulih," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ali menyatakan bahwa KPK akan terus bekerja memberantas korupsi di tengah keterbatasan personel. Namun, sambung Ali, keselamatan jiwa merupakan hukum tertinggi.

"Dalam situasi pandemi dan keterbatasan personel KPK seperti saat ini, kami memastikan pemberantasan korupsi tetap berjalan. Meski begitu, KPK tetap mengutamakan keselamatan jiwa Insan KPK, karena keselamatan jiwa merupakan hukum tertinggi, Salus populi suprema lex esto," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved