Masih Banyak Tambang Ilegal di Kalsel yang Beroperasi
Sabtu, 31 Juli 2021 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
"Status saat ini, sementara IUP tersebut dihapus dari basis data. Ditjen Minerbamenunggu adanya klarifikasi resmi dari Gubernur Kalsel," ucap Nindyo.
Sebagai informasi, permasalahan IUP bodong di Kalsel diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI, Pangeran Khairul Saleh dalam rapat bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di kompleks parlemen, Rabu (16/6) lalu.
Khairul menyebut ada 20 IUP yang janggal di wilayahnya, salah satunya Damai Mitra Cendana. Perusahaan ini, kata Khairul, berani melakukan eksploitasi mulai dari penambangan hingga pengapalan batu bara tanpa mengantongi dokumen yang sah. Baca juga: Tambang Ilegal Dinilai Turut Memperparah Kerusakan Lingkungan
"Saya minta Kapolri untuk menangkap sindikat pembuat IUP aspal (asli tapi palsu), termasuk perusahaan yang menggunakan dokumen aspal yang sudah bekerja melakukan eksploitasi juga ditangkap," ujar Khairul dalam rapat itu.
Sebagai informasi, permasalahan IUP bodong di Kalsel diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI, Pangeran Khairul Saleh dalam rapat bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di kompleks parlemen, Rabu (16/6) lalu.
Khairul menyebut ada 20 IUP yang janggal di wilayahnya, salah satunya Damai Mitra Cendana. Perusahaan ini, kata Khairul, berani melakukan eksploitasi mulai dari penambangan hingga pengapalan batu bara tanpa mengantongi dokumen yang sah. Baca juga: Tambang Ilegal Dinilai Turut Memperparah Kerusakan Lingkungan
"Saya minta Kapolri untuk menangkap sindikat pembuat IUP aspal (asli tapi palsu), termasuk perusahaan yang menggunakan dokumen aspal yang sudah bekerja melakukan eksploitasi juga ditangkap," ujar Khairul dalam rapat itu.
(kri)
Lihat Juga :