Anggota DPD RI Minta Kasus Calon Bintara Rafael Malalangi Ditelusuri
Jum'at, 30 Juli 2021 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi karena ada kesalahan dalam input data oleh operator. Pada saat diumumkan yang bersangkutan lulus rangking 22 dari total 22 kuota yang tersedia atau peringkat terakhir.
"Setelah sidang kelulusan diumumkan, datanglah satu orang casis mengomplain nilainya tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh, khususnya jasmani renang. Komplain itu kami akomodir terus dicek ke papan live chat, kan ada tanda tangannya, ternyata memang antara nilai di live chat dan di sini berbeda. Memang itu kesalahan operator saat menginput data, operator dari tim jasmani," ujar Octo, Kamis (29/7/2021).
Baca juga: 960 Calon Bintara Digembleng di SPN Polda Jateng Purwokerto
Namun penjelasan itu, kata ART, juga perlu dipertanyakan, mengapa tidak dari awal hasil nilai seleksinya tidak dimunculkan. "Jelas ini banyak merugikan orang lain. Dan semoga saja Kapolri menindak oknum dalam perekrutan calon bintara," katanya.
"Setelah sidang kelulusan diumumkan, datanglah satu orang casis mengomplain nilainya tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh, khususnya jasmani renang. Komplain itu kami akomodir terus dicek ke papan live chat, kan ada tanda tangannya, ternyata memang antara nilai di live chat dan di sini berbeda. Memang itu kesalahan operator saat menginput data, operator dari tim jasmani," ujar Octo, Kamis (29/7/2021).
Baca juga: 960 Calon Bintara Digembleng di SPN Polda Jateng Purwokerto
Namun penjelasan itu, kata ART, juga perlu dipertanyakan, mengapa tidak dari awal hasil nilai seleksinya tidak dimunculkan. "Jelas ini banyak merugikan orang lain. Dan semoga saja Kapolri menindak oknum dalam perekrutan calon bintara," katanya.
(abd)
Lihat Juga :