Anggota DPD RI Minta Kasus Calon Bintara Rafael Malalangi Ditelusuri

Jum'at, 30 Juli 2021 - 12:11 WIB
loading...
Anggota DPD RI Minta...
Anggota Komite 1 DPD RI, Abdul Rachman Thaha menyoroti kasus hilangnya nama calon bintara Rafael Malalangi dan digantikan nama lain. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Anggota Komite 1 DPD RI, Abdul Rachman Thaha menyoroti proses perekrutan calon bintara Polri di Sulawesi Utara yang diduga ada beberapa kejanggalan dan kecurangan. Nama Rafael Malalangi , calon siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi Bintara, tiba-tiba hilang. Posisinya digantikan calon Bintara lain atas nama Franco Efrain Kowal.

Abdul Rachman menilai hal itu cukup janggal. Sebab, nama Rafael Malalangi sebelumnya telah diumumkan secara langsung dan diketahui publik. Namun, beberapa hari kemudian namanya raib.

"Ini sangat mengecewakan bagi regenerasi kita ke depan. Saya meminta kepada saudara Kapolri untuk menelusuri dan mengevaluasi panitia seleksi calon Bintara," katanya.

Baca juga: Rafael Lulus Tes Bintara Polri Tapi Namanya Hilang, Hillary Lasut: Ini Ada Apa?

ART, sapaan akrab Abdul Rachman Thaha, mendorong adanya investigasi terhadap kasus ini. Apakah ada faktor kesengajaan atau memang kesalahan input data.

"Harus ada investigasi, jika ini memang terjadi (kekeliruan) dan mohon diberikan penjelasan kepada publik," katanya.

Sebelumnya, Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi karena ada kesalahan dalam input data oleh operator. Pada saat diumumkan yang bersangkutan lulus rangking 22 dari total 22 kuota yang tersedia atau peringkat terakhir.

"Setelah sidang kelulusan diumumkan, datanglah satu orang casis mengomplain nilainya tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh, khususnya jasmani renang. Komplain itu kami akomodir terus dicek ke papan live chat, kan ada tanda tangannya, ternyata memang antara nilai di live chat dan di sini berbeda. Memang itu kesalahan operator saat menginput data, operator dari tim jasmani," ujar Octo, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: 960 Calon Bintara Digembleng di SPN Polda Jateng Purwokerto

Namun penjelasan itu, kata ART, juga perlu dipertanyakan, mengapa tidak dari awal hasil nilai seleksinya tidak dimunculkan. "Jelas ini banyak merugikan orang lain. Dan semoga saja Kapolri menindak oknum dalam perekrutan calon bintara," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Profil Brigjen Pol Nasri,...
Profil Brigjen Pol Nasri, Teman Seangkatan Kapolri Diangkat Menjadi Kapolda Sulteng
Rekomendasi
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved