Pilkada di Tengah Corona Dinilai Untungkan Petahana
Kamis, 28 Mei 2020 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi seluruh pengambilan kebijakan, seluruh penyaluran bansos itu bisa saja menjadi alat kampanye terselubung para calon incumbent yang itu lagi-lagi mencederai aspek keadilan dalam kontestasi atau persaingan yang sehat," jelasnya.
Keuntungan lainnya, kata Dahlia, pada pandemi ini para calon selain petahana tidak bisa dengan mudah memperkenalkan dirinya. Karena harus mematuhi batasan-batasan protokol Covid-19.
"Kalau Pilkada saat ini dipaksakan dengan protokol kesehatan di mana ada batasan-batasan pertemuan massa, itu tentu lebih menguntungkan calon incumbent daripada calon non-incumbent yang sebenarnya mungkin mereka belum dikenal tapi mereka butuh mengenalkan diri di tahapan pencalonan," ungkapnya.
Hal-hal tersebutlah yang bisa menodai keadilan dalam kontestasi Pilkada 2020 nanti. "Nah ini yang menurut saya melanggar asas keadilian dan kontestasi atau persaingan yang sehat," tuturnya.
Keuntungan lainnya, kata Dahlia, pada pandemi ini para calon selain petahana tidak bisa dengan mudah memperkenalkan dirinya. Karena harus mematuhi batasan-batasan protokol Covid-19.
"Kalau Pilkada saat ini dipaksakan dengan protokol kesehatan di mana ada batasan-batasan pertemuan massa, itu tentu lebih menguntungkan calon incumbent daripada calon non-incumbent yang sebenarnya mungkin mereka belum dikenal tapi mereka butuh mengenalkan diri di tahapan pencalonan," ungkapnya.
Hal-hal tersebutlah yang bisa menodai keadilan dalam kontestasi Pilkada 2020 nanti. "Nah ini yang menurut saya melanggar asas keadilian dan kontestasi atau persaingan yang sehat," tuturnya.
(maf)
Lihat Juga :