DPD RI Minta Panglima TNI Tindak Tegas 2 Oknum TNI AU di Merauke
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Pertama yakni tidak ada kerendahan hati dan langsung mengusir. Kedua seharusnya bisa menenangkan dan coba komunikasi dengan korban yang diketahui disabilitas (tidak bisa berbicara dengan lancar). Ketiga tindakan memiting hingga menginjak kepala orang asli Papua dianggap berlebihan dan merendahkan korban. "Stop dan sudahi kekerasan di Papua," kata Fachrul Razi.
Baca juga: Soal Oknum TNI AU, Puan: Jangan Buat Aparat Jadi Sosok Menakutkan Bagi Rakyat
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu terakhir media sosial dipenuhi video viral terkait peristiwa aksi kekerasan terhadap warga Papua pada Senin (26/7/2021) pukul 10.00 WIT di Jalan Raya Mandala, Merauke. Dalam video tersebut ada dua orang personel anggota TNI AU menghampiri kerumunan di sebuah warung makan di pinggir jalan dan berusaha melerai pertengkaran oleh seorang warga.
Seorang warga Papua mengajak berkelahi warga lainnya dengan membuka kaus. Alih-alih melerai pertengkaran, kedua personel TNI AU melakukan tindakan arogan dengan memiting tangan serta menginjak kepala warga Papua tersebut.
Baca juga: Soal Oknum TNI AU, Puan: Jangan Buat Aparat Jadi Sosok Menakutkan Bagi Rakyat
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu terakhir media sosial dipenuhi video viral terkait peristiwa aksi kekerasan terhadap warga Papua pada Senin (26/7/2021) pukul 10.00 WIT di Jalan Raya Mandala, Merauke. Dalam video tersebut ada dua orang personel anggota TNI AU menghampiri kerumunan di sebuah warung makan di pinggir jalan dan berusaha melerai pertengkaran oleh seorang warga.
Seorang warga Papua mengajak berkelahi warga lainnya dengan membuka kaus. Alih-alih melerai pertengkaran, kedua personel TNI AU melakukan tindakan arogan dengan memiting tangan serta menginjak kepala warga Papua tersebut.
(abd)
Lihat Juga :