Proses Hukum Prajurit TNI AU yang Injak Kepala Warga Papua Harus Transparan
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:24 WIB
loading...
Dua oknum anggota TNI AU melakukan aksi kekerasan dan arogan terhadap Orang Asli Papua. FOTO/TANGKAPAN LAYAR VIDEO
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri meminta pemerintah memproses hukum dua oknum anggota TNI AU yang melakukan aksi kekerasan terhadap seorang warga asli Papua.
"Melihat sejarah panjang keterlibatan militer di Papua, jangan sampai peristiwa ini menjadi preseden buruk pemerintahan hari ini, apalagi menjadi isu internasional. Oleh karena itu, proses hukum dan investigasi yang transparan adalah keharusan," kata Irine, Rabu (28/7/2021).
Irine menekankan agar jajaran TNI AU dalam melakukan proses hukum terhadap dua prajurit TNI AU POM Lanud Merauke, Papua secara transparan. "Jangan sampai satu peristiwa ini menutup semua langkah baik yang selama ini telah dilakukan TNI," ujarnya.
Baca juga: KSAU Janji Tindak Tegas Anggota yang Menganiaya Warga di Merauke
Ia juga berharap agar TNI untuk lebih melakukan pembinaan khusus terhadap aparat militer di Papua dalam berinteraksi dengan warga.
"Supaya peristiwa serupa tidak terulang dan persepsi masyarakat terhadap TNI semakin membaik. Ini bisa menjadi awal bagi upaya ekstra TNI meningkatkan kepercayaan rakyat Papua," kata Irine Yusiana Roba Putri.
"Melihat sejarah panjang keterlibatan militer di Papua, jangan sampai peristiwa ini menjadi preseden buruk pemerintahan hari ini, apalagi menjadi isu internasional. Oleh karena itu, proses hukum dan investigasi yang transparan adalah keharusan," kata Irine, Rabu (28/7/2021).
Irine menekankan agar jajaran TNI AU dalam melakukan proses hukum terhadap dua prajurit TNI AU POM Lanud Merauke, Papua secara transparan. "Jangan sampai satu peristiwa ini menutup semua langkah baik yang selama ini telah dilakukan TNI," ujarnya.
Baca juga: KSAU Janji Tindak Tegas Anggota yang Menganiaya Warga di Merauke
Ia juga berharap agar TNI untuk lebih melakukan pembinaan khusus terhadap aparat militer di Papua dalam berinteraksi dengan warga.
"Supaya peristiwa serupa tidak terulang dan persepsi masyarakat terhadap TNI semakin membaik. Ini bisa menjadi awal bagi upaya ekstra TNI meningkatkan kepercayaan rakyat Papua," kata Irine Yusiana Roba Putri.
Lihat Juga :