Membangun Indonesia melalui Jalan Kebudayaan

Rabu, 28 Juli 2021 - 20:58 WIB
loading...
Membangun Indonesia...
Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka finalisasi buku Kebangsaan yang Berperadaban: Membangun Indonesia dengan Paradigma Pancasila, Rabu (28/7/2021). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Sebuah buku berjudul Kebangsaan yang Berperadaban: Membangun Indonesia dengan Paradigma Pancasilasaat ini memasuki tahap finalisasi. Buku yang telah disusun sejak dua tahun lalu tersebut menawarkan pendekatan baru dalam membangun kebangsaan yang berperadaban melalui jalan kebudayaan.

Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo mengatakan, buku "Kebangsaan yang Berperadaban: Membangun Indonesia dengan Paradigma Pancasila" merupakan rangkuman dari diskusi serial yang digelar oleh Aliansi Kebangsaan bekerja sama dengan Forum Rektor Indonesia, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Asosiasi Ilmu Politik Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan Kompas sejak 20 Maret 2019.

Selain dari hasil diskusi, kata Pontjo, buku ini juga diperkaya dengan hasil-hasil studi literatur, maupun kegiatan diskusi lainnya.

Baca juga: BPIP Bekali Materi Pancasila Kepada Calon Paskibraka Nasional 2021

"Target utama dari penyelenggaraan diskusi serial selama dua tahun tersebut dan disusunnya buku ini adalah menawarkan pendekatan baru dalam membangun kebangsaan yang berperadaban melalui jalan kebudayaan (cultural way) dalam tiga ranah utama kehidupan sosial, yaitu ranah mental spiritual (tata nilai), ranah institusional political (tata kelola), dan ranah material teknologikal (tata sejahtera) berdasarkan paradigma Pancasila," kata Pontjo Sutowo dalam Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka finalisasi buku, Rabu (28/7/2021).

Pontjo memastikan bahwa pendekatan dan paradigma ini akan terus disosialisasikan oleh Aliansi Kebangsaan bersama-sama mitra lembaga penyelenggara kegiatan ini, sebagai tolok ukur paradigmatik dalam mengembangkan dan menguji pembangunan nasional.

Menurut Pontjo, dari tiga ranah utama kehidupan sosial yang dibahas dalam buku ini, ranah mental spiritual diyakni menjadi faktor penentu keberhasilan (determinant factor) bagi kemajuan sebuah bangsa. Hal ini juga telah disadari oleh Presiden pertama RI yakni Bung Karno sehingga bertekad menjadikan pembangunan karakter bangsa (character building) sebagai bagian penting dan tidak terpisahkan dari pembangunan nasional. Bung Karno menyebutnya dengan "Nation and Character Building".

Baca juga: Etika Pancasila

"Begitu pentingnya pembangunan ranah mental spiritual (karakter) bagi suatu bangsa, maka banyak kalangan melakukan studi mencari hubungan "mental spiritual/karakter" dan "pembangunan/kemajuan" sebuah bangsa. Salah satu penganjur utamanya di Indonesia adalah Prof Koentjaraningrat yang menautkan antara mentalitas dan pembangunan," kata Pontjo.

Dalam kesempatan tersebut Pontjo juga menyetir pendapat dari Kim & Jaffe dalam bukunya "The New Korea" (2013) yang mengungkapkan bahwa bangsa Korea menjadi maju karena karakter bangsanya. Demikian juga yang dikemukan oleh Jared Diamond dalam bukunya "Collapse" (2014) bahwa kepunahan satu peradaban antara lain dimulai dari cara pandang, terkait sistem nilai atau budaya, bangsa tersebut.

"Lantas bagaimana dengan Indonesia? Apakah modal budaya pada aspek mental spiritual yang dimiliki bangsa ini sudah menjadi "determinant factor" bagi kemajuan bangsa Indonesia?," tanya Pontjo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Rekomendasi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved